Lentera24.com | ACEH TAMIANG – Masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tamiang diminta ...
Lentera24.com | ACEH TAMIANG – Masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tamiang diminta untuk meningkatkan kewaspadaan. Imbauan ini menyusul maraknya modus penipuan digital yang mencatut nama Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang baru saja resmi dilantik pada Rabu, 1 Juli 2026.
Hanya berselang sehari setelah pelantikan, sejumlah ASN mengaku telah dihubungi oleh nomor asing melalui pesan singkat maupun panggilan telepon. Untuk meyakinkan korbannya, pelaku sengaja memasang foto profil dan menggunakan identitas yang menyerupai Kepala Dinas atau Kepala Badan yang baru menjabat.
Menanggapi hal tersebut, sejumlah pejabat yang namanya dicatut dengan tegas menyatakan bahwa nomor-nomor yang beredar tersebut bukanlah milik mereka. Aksi ini murni merupakan bentuk pencatutan identitas oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk mencari keuntungan pribadi.
Pelajaran Penting: Jangan Mudah Terpancing!
Kasus ini menjadi pengingat keras bagi kita semua mengenai betapa cerdiknya pelaku penipuan digital saat ini. Mereka kerap memanfaatkan momen penting—seperti pergantian jabatan publik—untuk melancarkan aksinya demi membangun kepercayaan semu.
Agar Anda tidak menjadi korban berikutnya dari penipuan bermodus kedinasan ini, berikut beberapa pelajaran dan langkah antisipasi yang wajib dipahami:
Selalu Lakukan Verifikasi (Cross-Check): Jangan langsung percaya jika ada nomor baru yang menghubungi Anda dengan mengaku sebagai pejabat atau atasan. Segera konfirmasikan kebenaran nomor tersebut melalui jalur resmi instansi atau rekan kerja yang valid.
Jaga Ketat Data Pribadi dan OTP: Pihak kedinasan yang resmi tidak akan pernah meminta data sensitif, seperti nomor rekening pribadi, kata sandi, atau kode OTP (One-Time Password) melalui pesan singkat atau telepon.
Abaikan Permintaan Uang/Transfer: Modus penipuan ini biasanya berujung pada permintaan pinjaman uang, sumbangan, atau transaksi keuangan lainnya. Jika ada instruksi transfer yang mencurigakan, dapat dipastikan itu adalah penipuan.
Laporkan Nomor Mencurigakan: Jika Anda menerima pesan atau panggilan dari nomor palsu tersebut, segera blokir dan laporkan nomor tersebut melalui fitur pelaporan di aplikasi WhatsApp agar tidak memakan korban lain.
Catatan Penting: Keamanan digital dimulai dari sikap skeptis dan teliti kita. Jangan biarkan rasa segan atau panik terhadap figur pejabat membuat Anda abai dalam memeriksa kebenaran informasi. Tetap waspada dan saling mengingatkan sesama rekan kerja! []L24.Sai
