Lentera24 | Bekasi — Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor, menekankan pentingnya investasi yang tidak hanya mengejar angka, tapi ...
Lentera24 | Bekasi — Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor, menekankan pentingnya investasi yang tidak hanya mengejar angka, tapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat lewat penyediaan lapangan kerja yang layak.
Hal ini ia sampaikan saat meresmikan fasilitas produksi baru milik PT Givaudan Indonesia di kawasan GIIC, Cikarang, Bekasi, Jumat (3/7/2026). Baginya, pertumbuhan bisnis perusahaan harus selaras dengan terbukanya peluang kerja bagi masyarakat Indonesia.
Target Penyerapan Tenaga Kerja
Proyek ekspansi yang disebut "Proyek Kartini" ini menjadi contoh nyata. Saat ini, perusahaan telah menyerap 60 karyawan baru. Pemerintah menargetkan angka ini terus tumbuh hingga mencapai sekitar 400 orang pada tahap berikutnya.
"Kami ingin komitmen penyerapan tenaga kerja ini dilakukan secara bertahap dan terukur," ujar Afriansyah.
Pentingnya Kesejahteraan Pekerja
Selain soal jumlah karyawan, pemerintah juga mengingatkan perusahaan untuk menjaga hak-hak pekerja. Beberapa poin penting yang ditekankan antara lain:
- Upah yang adil: Sesuai dengan standar dan aturan yang berlaku.
- Hak normatif: Memastikan jaminan dan hak dasar pekerja terpenuhi.
- Komunikasi harmonis: Memperkuat hubungan antara manajemen dan serikat pekerja (SPKEP SPSI) agar tercipta lingkungan kerja yang kondusif.
Harapannya, kehadiran investasi ini tidak hanya menguntungkan sisi bisnis, tetapi juga membawa kesejahteraan bagi para pekerja dan masyarakat di sekitar area produksi.

