Ketua SC Konferprov XIII PWI Aceh, Azwani Awi menyerahkan dokumen Pakta Integritas SC kepada Ketua OC, M. Nazar Ahadi disaksikan Ketua PWI A...
Lentera24.com | BANDA ACEH – Sebuah langkah penting untuk menjaga marwah profesi wartawan baru saja diikrarkan di Tanah Rencong. Guna memastikan agenda lima tahunan berjalan bersih dan bermartabat, Steering Committee (SC) Konferensi Provinsi (Konferprov) XIII Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh secara resmi menandatangani Pakta Integritas, Senin (29/6/2026).
Momen sakral yang berlangsung di Kantor PWI Aceh ini bukan sekadar seremoni di atas kertas. Penandatanganan ini menjadi simbol komitmen kolektif para panitia pengarah untuk menjaga profesionalisme, independensi, dan netralitas mutlak di tengah dinamika kontestasi.
Acara tersebut disaksikan langsung oleh Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin; Plt Dewan Kehormatan PWI Aceh, H.T. Anwar Ibrahim; serta Wakil Ketua Penasehat PWI Aceh, H. Bustamam Ali.
Edukasi Organisasi: 14 Poin Penjaga Pagar Pembatas
Suasana ruang rapat terasa khidmat saat Sekretaris SC, Iranda Novandi, membacakan 14 poin komitmen di hadapan jajaran jajaran pengurus, dewan kehormatan, dan penasehat. Dokumen ini menjadi "pagar pembatas" yang wajib dipatuhi seluruh anggota SC selama mengawal proses suksesi kepemimpinan.
Di dalam pakta tersebut, SC menegaskan kewajiban menjalankan tugas secara jujur, adil, transparan, dan bertanggung jawab. Lebih dari itu, langkah ini menjadi edukasi penting bagi seluruh anggota mengenai kepatuhan terhadap Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PWI, Kode Etik Jurnalistik, serta Kode Perilaku Wartawan.
Menolak Berpihak, Menolak Konflik Kepentingan
Salah satu poin paling krusial dalam pakta ini adalah ketegasan sikap netral. Seluruh anggota SC menyatakan diri tidak akan maju sebagai calon Ketua PWI Aceh maupun Dewan Kehormatan. Mereka juga diharamkan masuk dalam tim pemenangan atau memberikan dukungan terselubung kepada kandidat tertentu demi menghindari konflik kepentingan.
Melalui komitmen ini, SC siap mengawal setiap tahapan sidang dan pemilihan agar tetap berjalan demokratis, akuntabel, dan mengedepankan semangat kekeluargaan. Konsekuensinya pun jelas: mereka siap dievaluasi dan menerima sanksi organisasi jika terbukti melanggar sumpah yang telah diteken.
Estafet Tanggung Jawab
Pasca-penandatanganan, Ketua SC Azwani Awi secara simbolis menyerahkan dokumen Pakta Integritas tersebut kepada Ketua Organizing Committee (OC), M. Nazar Ahadi. Penyerahan ini menandakan bahwa komitmen moral kini berada di pundak kedua lini panitia untuk saling bersinergi.
Untuk diketahui, nakhoda yang memperkuat jajaran Steering Committee Konferprov XIII PWI Aceh kali ini diisi oleh para jurnalis senior yang membidangi pos-pos krusial:
Ketua: Azwani Awi
Sekretaris: Iranda Novandi
Pokja Verifikasi Peserta: Safriadi
Pokja Verifikasi Bakal Calon Ketua & Dewan Kehormatan: Imran Joni
Pokja Verifikasi Kuorum: Azhari Usman
Ketua SC, Azwani Awi, menekankan bahwa langkah awal ini sangat menentukan arah organisasi ke depan. Baginya, sebuah kompetisi yang sehat hanya bisa lahir dari sistem penyelenggaraan yang bersih.
"Penandatanganan Pakta Integritas ini adalah fondasi awal kami. Kami ingin memastikan Konferprov XIII PWI Aceh bukan sekadar ajang pergantian ketua, melainkan sebuah proses demokrasi yang transparan, sehat, dan mampu melahirkan kepemimpinan yang sah, berkualitas, serta bermartabat bagi dunia pers di Aceh," pungkas Azwani. []L24 Sai
