HIDE

GRID

GRID_STYLE

Post Snippets

FALSE

Hover Effects

TRUE
{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Antisipasi Musim Hujan, Bupati Aceh Tamiang Genjot Normalisasi Sungai dan Pemulihan Infrastruktur

Lentera24.com | ACEH TAMIANG – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang terus mendorong percepatan penanganan dampak bencana banjir, terutama terk...



Lentera24.com | ACEH TAMIANG – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang terus mendorong percepatan penanganan dampak bencana banjir, terutama terkait normalisasi sungai dan rehabilitasi gedung perkantoran pemerintah yang mengalami kerusakan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Aceh Tamiang saat menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana yang dipimpin Wakil Gubernur Aceh di Kantor Koramil 08/Rantau, Senin (13/7/2026).

Rapat tersebut turut dihadiri unsur TNI, Polri, Kejaksaan Negeri, DPRK Aceh Tamiang, Bappeda, serta sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK).

Dalam kesempatan itu, Bupati menegaskan bahwa normalisasi sungai di sejumlah titik rawan banjir harus menjadi prioritas utama mengingat musim penghujan diperkirakan akan kembali terjadi dalam beberapa bulan ke depan.

"Normalisasi sungai sangat penting untuk mengurangi risiko banjir sekaligus melindungi masyarakat dan menjaga aktivitas perekonomian agar tidak kembali terganggu akibat bencana," ujar Bupati.

Selain persoalan sungai, Bupati juga menyoroti pentingnya percepatan rehabilitasi dan pembangunan kembali gedung-gedung perkantoran pemerintah yang rusak akibat bencana. Menurutnya, pemulihan sarana pemerintahan menjadi kebutuhan mendesak agar pelayanan publik kepada masyarakat dapat kembali berjalan secara maksimal.

"Pemulihan fasilitas pemerintahan harus menjadi perhatian bersama karena berkaitan langsung dengan pelayanan kepada masyarakat. Semakin cepat proses rehabilitasi dilakukan, semakin cepat pula pelayanan dapat berjalan normal," tegasnya.

Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang untuk terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Aceh dan seluruh pihak terkait guna mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Sementara itu, Wakil Gubernur Aceh menyambut baik berbagai masukan yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang. Ia menekankan bahwa percepatan pemulihan pascabencana membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, TNI, Polri, Kejaksaan, DPRK, serta seluruh pemangku kepentingan.

Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan seluruh program rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan sesuai target sehingga masyarakat Aceh Tamiang segera merasakan manfaat pemulihan, baik dari sisi infrastruktur, pelayanan publik, maupun pemulihan perekonomian daerah.[]L24.SWJ.