Lentera24.com | ACEH TIMUR – Hari pertama masuk sekolah tahun ajaran baru, Senin (13/7/2026), diwarnai kekecewaan bagi sejumlah siswa dan o...
Lentera24.com | ACEH TIMUR – Hari pertama masuk sekolah tahun ajaran baru, Senin (13/7/2026), diwarnai kekecewaan bagi sejumlah siswa dan orang tua di Kabupaten Aceh Timur. Pasalnya, beberapa sekolah yang sedang menjalani proyek revitalisasi pascabanjir belum selesai dikerjakan sehingga ruang kelas belum layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
Pantauan Lentera24.com di SD Negeri Julok Tunong menunjukkan seluruh ruang kelas masih dalam proses pengerjaan. Material bangunan maupun sisa material (eks material) masih berserakan di lingkungan sekolah, sehingga dinilai dapat membahayakan keselamatan para siswa.
Meski demikian, aktivitas belajar mengajar tetap harus berlangsung di tengah kondisi pembangunan yang belum rampung.
Salah seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa dengan kondisi tersebut. Menurutnya, proses pembangunan seharusnya dapat diselesaikan sebelum tahun ajaran baru dimulai agar siswa dapat belajar dengan aman dan nyaman.
"Ruang kelasnya belum siap, tetapi tetap harus digunakan. Kami sebenarnya kecewa, namun mau bagaimana lagi. Material dan sisa material masih berserakan. Kami khawatir hal itu bisa mengancam keselamatan siswa. Kami berharap Dinas Pendidikan segera menindaklanjuti persoalan ini," ujarnya.
Kondisi serupa juga terlihat di SMP Negeri 2 Julok. Sejumlah ruang kelas yang menjadi bagian dari proyek revitalisasi belum dapat difungsikan karena pekerjaan konstruksi masih berlangsung. Di beberapa titik, material bangunan masih tampak menumpuk di area sekolah.
Tidak hanya sekolah di Julok, hampir seluruh proyek revitalisasi sekolah belum sepenuhnya selesai.
Para orang tua berharap pemerintah daerah melalui instansi terkait dapat mempercepat penyelesaian proyek revitalisasi tersebut. Selain demi kelancaran proses belajar mengajar, penyelesaian pembangunan juga dinilai penting untuk menjamin keamanan dan kenyamanan siswa selama berada di lingkungan sekolah.
Awak media Lentera24.com sudah mencoba meminta tanggapan dari Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur, Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas Pendidikan Aceh Timur maupun pelaksana proyek terkait target penyelesaian revitalisasi sekolah tersebut.[] L24.Zal
