HIDE

GRID

GRID_STYLE

Post Snippets

FALSE

Hover Effects

TRUE
{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Bupati Armia Pahmi Ingatkan Peserta MTQ: Piala Itu Sementara, Esensi Al-Qur'an Itu Selamanya

Lentera24.com | ACEH TAMIANG – Kecamatan Seruway resmi mengukuhkan diri sebagai "penguasa" panggung syiar Islam di Aceh Tamiang. ...


Lentera24.com | ACEH TAMIANG – Kecamatan Seruway resmi mengukuhkan diri sebagai "penguasa" panggung syiar Islam di Aceh Tamiang. Melalui penampilan memukau para qori-qoriah, hafidz-hafidzah, hingga khathath andalannya, Seruway sukses mempertahankan gelar Juara Umum pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-IX Tingkat Kabupaten Aceh Tamiang Tahun 2026.

Hasil akhir yang dibacakan Dewan Hakim pada malam penutupan di Karang Baru, Sabtu (11/7/2026), menunjukkan dominasi mutlak Seruway dengan raihan nilai fantastis 266 poin. Angka ini jauh mengungguli tuan rumah, Kecamatan Karang Baru, di posisi kedua (135 poin) dan Kecamatan Bendahara di posisi ketiga (124 poin).

MTQ bukan sekadar ajang adu vokal atau hafalan terbaik. Di panggung penutupan, Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, MH., menegaskan bahwa esensi dari kegiatan ini adalah menanamkan kecintaan pada Kalam Allah agar menjadi kompas hidup masyarakat.

“MTQ ini adalah upaya kita mencari petunjuk untuk selamat dunia dan akhirat. Kalau Al-Qur'an sudah membumi di hati setiap warga, Insyaallah Aceh Tamiang akan semakin berkah. Jangan hanya kejar piala, kejarlah pemahaman dan pengamalan,” ujar Bupati Armia di hadapan ribuan warga yang memadati lokasi.

Persiapan Dini Menuju Panggung Provinsi

Bupati yang berlatar belakang kepolisian ini memberikan apresiasi khusus bagi para juara. Namun, ia mewanti-wanti agar kafilah Seruway tidak larut dalam euforia berlebih.

“Bagi para juara, ini adalah awal. Jangan cepat puas. Segera lakukan evaluasi dan matangkan persiapan, karena kalian adalah duta yang akan membawa nama besar Aceh Tamiang di MTQ tingkat provinsi nantinya,” tegas mantan jenderal bintang dua Polri tersebut.

Bagi peserta yang belum beruntung, Bupati Armia memberikan motivasi humanis. Ia menekankan bahwa proses belajar membaca dan menghafal Al-Qur'an adalah investasi akhirat yang nilainya jauh melampaui gelar juara.


Lebih dari sekadar ajang dua tahunan, MTQ Ke-IX ini menjadi momentum untuk mempererat tiga simpul persaudaraan: ukhuwah Islamiyah, ukhuwah Wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah. Antusiasme warga yang hadir, bersama jajaran Forkopimda dan SKPK, menjadi bukti nyata bahwa semangat Qur'ani telah menyatu dalam kehidupan masyarakat Aceh Tamiang.

Dengan berakhirnya perhelatan ini, diharapkan lahir generasi emas yang tidak hanya mahir membaca Al-Qur'an, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilainya dalam menjaga kedamaian dan kesejahteraan di Bumi Muda Sedia. []L24.Sai