Lentera24.com | SIMEULUE – Aula Bappeda Kabupaten Simeulue menjadi saksi bisu dimulainya langkah strategis pembangunan daerah. Pada Kamis (...
Lentera24.com | SIMEULUE – Aula Bappeda Kabupaten Simeulue menjadi saksi bisu dimulainya langkah strategis pembangunan daerah. Pada Kamis (12/2/2026), Bupati Simeulue, Mohammad Nasrun Mikaris, secara resmi membuka Forum Konsultasi Publik (FKP) untuk Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Acara ini bukan sekadar seremoni rutin. Kehadiran berbagai unsur pemerintah, pemangku kepentingan (stakeholders), hingga perwakilan tokoh masyarakat menunjukkan bahwa penyusunan arah kebijakan tahun 2027 dilakukan dengan semangat keterbukaan dan partisipasi aktif.
Dalam pidatonya yang lugas, Bupati yang akrab disapa Monas ini menegaskan bahwa FKP adalah "ruang tamu" bagi masyarakat untuk memberikan masukan, kritik, dan saran konstruktif. Ia tidak ingin pembangunan Simeulue hanya bersifat top-down atau sekadar rutinitas administratif.
“Penyusunan RKPD harus partisipatif. Program yang kita rancang wajib menjawab kebutuhan riil di lapangan dan selaras dengan target jangka panjang daerah,” tegas Bupati Monas.
Fokus Strategis: Konektivitas dan Pelayanan Publik
Bupati menekankan tiga pilar utama yang akan menjadi urat nadi pembangunan Simeulue ke depan:
Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik: Birokrasi yang lebih responsif.
Konektivitas Wilayah: Memastikan mobilitas antar wilayah semakin lancar.
Infrastruktur Berkelanjutan: Pembangunan fisik yang merata hingga ke pelosok.
Ambisi "Ekonomi Biru" 2030
Langkah yang diambil hari ini merupakan anak tangga menuju visi besar: Mewujudkan Simeulue yang Bermartabat dan sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Biru Tahun 2030. Bupati Monas mengingatkan bahwa mimpi besar ini mustahil terwujud tanpa kolaborasi "Pentahelix"—sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, hingga masyarakat luas.
“Semua stakeholder harus bekerja sama dan saling mendukung. Kita punya visi besar, dan itu hanya bisa dicapai jika kita bergerak serentak,” pungkasnya menutup sambutan.
Analisis Singkat: Forum Konsultasi Publik ini merupakan tahapan krusial dalam siklus perencanaan daerah. Dengan melibatkan masyarakat sejak dini, diharapkan RKPD 2027 tidak hanya menjadi dokumen di atas meja, tapi menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat kepulauan Simeulue. []L24.DN
