Maling Satroni Rumah Kadis DLH Aceh Tamiang Disiang Bolong

Lentera24.com | SERUWAY --Masyarakat harus berhati-hati saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong, meskipun di siang hari.

Pasalnya, para pencuri nekat beraksi di siang bolong, seperti yang menimpa Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Aceh Tamiang, Sayed Mahdi.

Kediamannya yang berada di Jalan Lintas Kecamatan Seruaway Kampung Padang Langgis diacak-acak para pencuri.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu (12/2), sekitar pukul 09.00 WIB Akibatnya, satu unit laptop, Gadget, 2 unit HP, dan sejumlah emas, termasuk celengan anaknya raib dibawa kabur pencuri, Infokus, jam tangan 3 buah, Quran stambul 4 buah.

Informasi yang dihimpun Lentera24 di lapangan, dari para tetangga yang sempat berkumpul di rumah Imam, sebelum kejadian, ada dua orang yang terlihat hilir mudik melintas di depan rumah korban. "Saat itu ada dua orang yang mengendarai sepeda motor berboncengan. Ada dua kali bolak balik lewat jalan ini," ujar seorang perempuan tetangga korban.

Ia tidak merasa curiga terhadap gerik-gerik dua orang ini. Menurutnya, orang tersebut wajahnya tidak asing terlihat" katanya.

Pantauan Lentera24, petugas Polsek Serway langsung bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Dari pantauan di rumah korban, para pencuri mengacak-acak isi dua kamar yang berada di ruang depan dan satu kamar di ruang belakang.

Terpisah, Sayed Mahdi yang dikonfirmasi mengatakan, belum tahu pasti berapa jumlah emas yang berhasil dibawa kabur. 

"Saya belum tau Mas, berapa jumlah yang hilang. Saya tadi pergi kunjungan kerja ke Pelabuhan Air Masin Seruway" ujarnya, Rabu (12/2).

Datok Penghulu Kampung Padang Langgis Ridwan yang dikonfirmasi  Lentera24 Rabu (12/2) di TKP mengiyakan adanya kasus pencurian tersebut. 

Katanya, pemilik rumah, yaitu Rosmawar (Istri Sayed Mahdi) yang baru pulang dari tempat kerja di Dinas Pangan Kelautan dan Perikanan. Saat itu, dirinya yang hendak membuka pintu depan tidak bisa terbuka tertahan karena terkait dikunci dari dalam.

Selanjutnya, tambah Ridwan, korban (Rosmawar) pergi ke belakang rumah menuju pintu belakang, disanalah korban mengetahui rumahnya disantroni maling karena pintu besi belakang rumahya telah dibuka paksa menggunakan linggis dan tertinggal disana.


Lalu korban masuk kedalam dan mendapati kondisi kamar sudah berantakan. Laptop merek Accer dan emas yang ada di dalam lemari juga hilang. []L24-sai
Powered by Blogger.