Lentera24.com | ACEH TAMIANG – Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian , mengambil langkah konkret untuk mempercepat pemulihan Kabupaten Aceh ...
Lentera24.com | ACEH TAMIANG – Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, mengambil langkah konkret untuk mempercepat pemulihan Kabupaten Aceh Tamiang pasca-banjir bandang. Tidak hanya mengandalkan tenaga manusia, Mendagri menegaskan akan mengawal langsung kucuran dana segar senilai Rp72 Miliar dari Kementerian Keuangan.
Dana yang berasal dari Transfer Ke Daerah (TKD) tersebut diproyeksikan menjadi "nafas baru" bagi rehabilitasi infrastruktur dan pelayanan publik yang sempat lumpuh total.
Mendagri menyadari bahwa dana besar membutuhkan pengawasan ekstra. Untuk memastikan uang negara tepat sasaran dan tidak disalahgunakan, Kemendagri akan menerbitkan Surat Edaran khusus.
"Dana 72 Miliar ini harus menjadi mesin penggerak pemulihan. Saya akan mengeluarkan Surat Edaran sebagai panduan belanja bagi Kepala Daerah agar penggunaan anggaran ini transparan dan akuntabel," tegas Tito Karnavian.
Mendagri juga mengapresiasi tinggi atas keberhasilan 1.132 Praja IPDN Gelombang I dalam membersihkan perkantoran. Namun, karena pemulihan belum mencapai 100%, Mendagri resmi mengumumkan pengiriman Gelombang Kedua sebanyak 750 Praja.
Berbeda dengan gelombang pertama yang fokus pada area perkantoran, pasukan gelombang kedua ini akan menyasar pada Fasilitas Umum, Pasar, tempat ibadah, dan sekolah.
Selain urusan birokrasi dan anggaran, Tito Karnavian juga turun langsung menemui para korban di Hunian Sementara (Huntara). Sembari menyerahkan bantuan logistik, Mendagri memastikan bahwa pemerintah pusat tidak akan tinggal diam hingga aktivitas ekonomi dan sosial di Aceh Tamiang kembali normal seperti sediakala.[]L24.Swj
