HIDE

GRID

GRID_STYLE

Post Snippets

FALSE

Hover Effects

TRUE
{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Sukriadi Hibah Tanah Untuk Pembangunan Pesantren

Cita cita untuk mendirikan sebuah Dayah (pondok pesantren) merupakan impian yang sejak lama diidamkan T.Am...

Cita cita untuk mendirikan sebuah Dayah (pondok pesantren) merupakan impian yang sejak lama diidamkan T.Amrul Amani. Ustazd kelahiran Kampung Rimba Sawang Kecamatan Tanggulun yang kini menetap di Lorong Ampera Dusun Denpasar III Kampung Alur Selebu Kecamatan Kejuruan Muda ini merasa lega karena impiannya akan segera terwujud.

Betapa gembira hati T.Amrul Amani tatkala ada seorang warga setempat yang bernama Sukriadi mengutarakan niatnya untuk menghibahkan sebahagian tanah miliknya. Maksud Sukriadi disampaikan kepada Amrul bahwa tanah tersebut dihibahkan untuk kepentingan orang banyak dijalan Allah.

Maksud mulia Sukriadi disambut baik Amrul, sehingga proses pengalihan hak tanah beralih dengan sebutan hibah untuk areal pendidikan agama (pesantren) setelah sebelumnya dilakukan ungkapan (ikrar) hibah dihadapan pemuka masyarakat.

Menurut T.Amrul Amani, luas tanah yang diperuntukkan buat pesantren yang hibahkan Sukriadi tersebut seluas 7330 meter. Kini Amrul beserta sejumlah pemuka Kampung dan warga setempat tengah bekerja keras mengumpulkan dana pembangunan pondok pesantren.

“Alhamdulillah, semoga amal Pak Sukriadi diridhai dan diberkahi Allah SWT. dan semoga bangunan Dayah yang akan kami buat segera terwujud, sehingga proses belajar mengajar ilmu agama Allah di pesantren yang kami beri nama Da’arul Muta’alimin ini dapat segera dimulai”, terang Amrul.

Amrul merincikan, untuk pembangunan awal akan dibuat RKB sebanyak 3 lokal, kata Amrul saat ini  pihaknya baru berhasil mengumpulkan dana sebesar hampir delapan juta rupiah, sedangkan dana tersebut menurut Amrul didapat dari penggalangan dana terhadap pengguna jalan yang melintas didaerah itu.

“Dana itu berasal dari sumbangan kaum muslimin yang melintasi jalan ini. Untuk mewujudkan bangunan tersebut, kami harus berupaya mencari uang senilai RP 224 Juta”, papar pria yang berprofesi sebagai tenaga pendidik disalah satu sekolah yang ada di Seumadam itu.

Ustazd yang juga selaku imam Masjid di lorong Ampera Dusun Denpasar III itu berharap, semoga proses belajar mengajar dipesantren Da’arul Muta’alimin dapat dimulai aktifitasnya pada Juni 2012 mendatang”, sambung Amrul.

Amrul Amani, mengungkapkan rasa terimaksihnya terhadap masyarakat didaerah itu, karena menurut dia, sumbangsih, serta andil dan peran serta yang dilakukan warga untuk pesantren yang akan dibangunnya tersebut cukup besar.

Dia juga berharap kepada para dermawan dan donatur untuk menyisihkan sebahagian harta maupun bendanya untuk disumbangkan dalam pembanguan dayah yang diprakarsainya itu. (Soeparmin).