HIDE

GRID

GRID_STYLE

Post Snippets

FALSE

Hover Effects

TRUE
{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Wujudkan Ketahanan Pangan Keluarga, Warga Indra Makmu Raup Manfaat dari Kebun Sayur Produktif

R Lentera24.com | ACEH TIMUR – Program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan PT Medco E & P Malaka melalui Rumah Pemberdayaan Ibu ...

R


Lentera24.com | ACEH TIMUR – Program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan PT Medco E & P Malaka melalui Rumah Pemberdayaan Ibu & Anak (RPIA) mulai menunjukkan hasil nyata. Warga Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur, kini mampu memenuhi kebutuhan pangan keluarga secara mandiri sekaligus memperoleh tambahan penghasilan dari hasil penjualan sayuran yang ditanam di pekarangan rumah.


Sebanyak delapan warga yang menjadi peserta Program Edukasi dan Praktik Budidaya Sayuran sejak Oktober 2025 berhasil mengembangkan kebun sayur rumah tangga yang berkelanjutan. Berbagai jenis tanaman seperti kangkung, bayam, terong, timun, tomat, cabai, dan sawi tumbuh subur di halaman rumah mereka, menjadikan lahan pekarangan yang sebelumnya kurang dimanfaatkan kini bernilai produktif.


Berdasarkan hasil monitoring tim RPIA, para peserta masih aktif melakukan budidaya dan pemeliharaan tanaman secara mandiri. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan program yang mencakup penyediaan bibit, pupuk, polybag, peralatan budidaya, serta pendampingan berkala guna memastikan keterampilan yang diperoleh dapat terus berkembang.


Senior Manager Communication Medco E&P, Leony Lervyn, mengatakan program ini dirancang untuk mendorong terciptanya kemandirian pangan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.


"Kami berharap program ini tidak berhenti sebatas pelatihan, tetapi menjadi keterampilan yang terus dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Dari hasil monitoring, kami melihat para peserta tetap konsisten mengelola kebun sayur mereka, bahkan sebagian sudah mampu memperoleh nilai ekonomi dari hasil panen yang dijual," ujar Leony. Minggu 7 Juni 2026.


Menurutnya, pemanfaatan pekarangan rumah sebagai kebun produktif merupakan langkah sederhana namun efektif dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus meningkatkan kesejahteraan rumah tangga.


Salah seorang peserta dari Desa Jambo Balee, Yusmiana, mengaku keberadaan kebun sayur memberikan manfaat besar bagi keluarganya.


"Sekarang kebutuhan sayur sehari-hari dapat kami penuhi dari kebun sendiri. Hasil panen yang berlebih juga kami jual kepada warga sekitar untuk menambah penghasilan keluarga," katanya.


Hal senada disampaikan Muliyani, peserta dari Desa Blang Nisam. Ia menuturkan bahwa lahan kosong di sekitar rumah yang sebelumnya tidak dimanfaatkan kini berubah menjadi sumber pangan dan pendapatan keluarga.


"Halaman rumah yang dulu kosong kini menjadi kebun sayur yang bermanfaat, bukan hanya untuk keluarga kami tetapi juga bagi tetangga sekitar," ujarnya.


Sementara itu, pelatih budidaya sayuran dalam program tersebut, Ustadz Wandi, menilai keberlanjutan kegiatan para peserta menjadi indikator keberhasilan program dalam membangun kemandirian masyarakat.


"Menanam sayuran bukan hanya menghasilkan panen, tetapi juga menumbuhkan budaya hidup produktif, hemat, dan mandiri di tingkat rumah tangga," jelasnya.


Melalui program pemberdayaan ini, PT Medco E & P Malaka menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pendampingan dan evaluasi guna memastikan manfaat program dapat berlangsung secara berkelanjutan serta menjangkau lebih banyak masyarakat di wilayah binaan perusahaan.[] L24.Zal