Foto | Rico. F Kalangan petani jagung di Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, Propinsi Aceh...
![]() |
| Foto | Rico. F |
Kalangan petani jagung di Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, Propinsi Aceh, mengalami kesulitan memperoleh modal untuk membeli sarana dan prasarana bercocok tanam saat musim tanam.
"Petani memang butuh bantuan modal untuk membeli sarana dan prasarana seperti bibit, pupuk, dan kebutuhan lain sebelum masa tanam," kata Samsul Bahri salah seorang petani jagung, di Kualasimpang, Rabu (26/10).
Ia mengakui, petani memang selalu kesulitan memperoleh modal untuk membeli pupuk dan bibit yang harganya terus melambung. “Saya kesulitan modal akibat gagal panen tahun lalu, disebabkan banyaknya musuh alami, seperti monyet hutan dan monyet kota”, katanya.
Samsul Bahri yang juga berprofesi jurnalis, diberi kepercayaan untuk mengelola lahan seluas lebih kurang dua hektar, oleh salah seorang Kepala SKPK yang tidak ingin disebutkan jati dirinya, karena begitu peduli terhadap dirinya guna meningkatkan perekonomian.
lahan miliknya cukup potensial, sehingga ia optimis, "Langkah-langkah ini kami lakukan dalam meningkatkan hasil produksi jagung. Meski kalangan petani di daerah ini kesulitan memperoleh modal saat memasuki musim tanam, petani tetap semangat bercocok tanam di lahannya, " katanya.
“Karena, Kementerian Pertanian di tahun 2011 ini menargetkan sektor pertanian bisa menyerap tenaga kerja lebih dari 3 juta orang, memberikan devisa bagi negara melalui surplus perdagangan sekitar 29,9 miliar dolar AS (sekitar Rp 290 triliun), dan peningkatan produksi sejumlah produk pangan, ternak dan perkebunan. sehingga akan berdampak positif terhadap stabilitas politik, ekonomi, sosial budaya, dan keamanan”, ungkapnya.
”Dalam mewujudkan target tersebut, terdapat beberapa kendala dan tantangan yang harus dihadapi seperti perubahan iklim yang ekstrim, tekanan jumlah penduduk, fragmentasi dan alih fungsi lahan, serta kerusakan infrastruktur pertanian. Kendala dan tantangan ini harus hadapi dengan menyiapkan berbagai strategi sesuai dengan persoalan yang dihadapi”, ujarnya.
Samsul juga mengharapkan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang melalui Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Aceh Tamiang dapat menjadi Bapak Angkat, guna meningkatkan dan memajukan program pemerintah dibidang ekonomi kerakyatan. (Rico. F).
