HIDE

GRID

GRID_STYLE

Post Snippets

FALSE

Hover Effects

TRUE
{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Drama Lapangan Hijau Piala Soeratin U-17: Adam Depok FC Bungkam Tamiang United, Kepemimpinan Wasit Jadi Sorotan!

Lentera24.com | BIREUEN – Vibes persaingan di Piala Soeratin U-17 Aceh 2026 makin menyala, guys! Laga lanjutan penyisihan Grup D yang digel...


Lentera24.com | BIREUEN – Vibes persaingan di Piala Soeratin U-17 Aceh 2026 makin menyala, guys! Laga lanjutan penyisihan Grup D yang digelar di Stadion Galacticos, Bireuen, Rabu (15/7/2026) sore kemarin bener-bener menyuguhkan drama 90 menit yang bikin deg-degan.

Kali ini, skuad Adam Depok FC Nagan Raya U-17 sukses mengamankan 3 poin penuh setelah menyudahi perlawanan sengit dari Tamiang United FC U-17 dengan skor tipis 2-1.

Plot Twist Babak Kedua yang Bikin Jantungan

Sejak kick-off, anak-anak Nagan Raya emang tampil lebih sat-set dan efektif. Hasilnya, Adam Depok FC berhasil mencuri keunggulan di babak pertama dan menutup paruh laga dengan skor 1-0.

Tapi bukan Tamiang United namanya kalau langsung menyerah. Memasuki babak kedua, mereka langsung gaspol meningkatkan intensitas serangan. Boom! Skor pun berubah jadi 1-1 setelah Tamiang United berhasil menyamakan kedudukan.

Sayangnya, euforia itu nggak bertahan lama. Adam Depok FC menunjukkan mental juara mereka dengan mencetak gol penentu kemenangan, sekaligus mengunci skor menjadi 2-1 sampai peluit panjang berbunyi. Cuaca berawan 30°C di Bireuen sore itu langsung terasa makin panas karena tensi tinggi di lapangan!

Hujan Kartu Kuning & Kekecewaan Sang Manajer

Pertandingan ini bener-bener berjalan keras dan ketat. Wasit bahkan harus merogoh kantongnya berkali-kali buat ngasih "surat cinta" alias kartu kuning ke pemain kedua tim. Dari kubu Adam Depok FC, ada Ahmad Hafizh Tahir, M. Fathan Aulia, Akbar Muzzakki, dan Zaki Ulwan yang kena teguran. Sementara dari Tamiang United, kartu kuning diberikan kepada Hikmal Akbar, Khalilullah, Daffa Wiradinata, dan Alif Aldiansyah.

Nah, drama sesungguhnya terjadi pasca-laga. Manajer Tamiang United FC U-17, Awaluddin, blak-blakan ngaku kecewa berat sama kepemimpinan wasit sore itu. Menurutnya, ada beberapa keputusan pengadil lapangan yang dinilai red flag alias berat sebelah dan merugikan timnya.

"Kami tetap menghormati hasil pertandingan hari ini, fair enough. Tapi, kami berharap banget di pertandingan berikutnya, perangkat pertandingan bisa memimpin secara profesional, objektif, dan bener-bener menjunjung fair play. Biar kedua tim ngerasain keadilan yang nyata di lapangan," curhat Awaluddin dengan legawa tapi tetap tegas.

Belum Game Over, Saatnya Fokus Comeback!

Meskipun sempat ada drama wasit, Tamiang United gak mau berlarut-larut dalam sad boy era. Mereka memilih langsung move on dan fokus penuh menatap dua laga sisa demi menjaga peluang lolos ke fase berikutnya.

Bagi Tamiang United, perjalanan jelas belum berakhir karena mereka wajib mengamankan kemenangan saat bersua Persimura Beureunuen dan Kutaraja FC Banda Aceh di pertandingan selanjutnya. Sementara itu, kemenangan krusial ini menjadi modal yang sangat berharga bagi Adam Depok FC untuk tampil lebih konsisten demi mengamankan tiket kelolosan di babak penyisihan Grup D.

It’s not over until it’s over! Masih ada kesempatan besar buat Tamiang United untuk bangkit dan comeback lebih kuat. Kita tunggu aja pembuktian mereka di laga berikutnya!.[]L24.Sai