HIDE

GRID

GRID_STYLE

Post Snippets

FALSE

Hover Effects

TRUE
{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Komitmen Transparansi Armia Pahmi Berbuah Manis, Aceh Tamiang Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik 2025

Lentera24.com | ACEH TAMIANG – Langkah nyata Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (Purn) Drs. Armia Pahmi, MH, dalam membuka kran informasi selua...

Lentera24.com | ACEH TAMIANG – Langkah nyata Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (Purn) Drs. Armia Pahmi, MH, dalam membuka kran informasi seluas-luasnya bagi masyarakat berbuah apresiasi tinggi. Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang resmi dianugerahi penghargaan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Tahun 2025 oleh Komisi Informasi Aceh.

Momen penuh kehangatan ini berlangsung di Aula Bupati Aceh Tamiang pada Kamis (11/6/2026). Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Komisi Informasi Aceh, Junaidi, kepada Bupati Armia Pahmi, disaksikan oleh Sekda Aceh Tamiang, Kabag Kominfo, Kabag Humas, serta jajaran staf pemerintahan yang hadir dengan antusias.

Semangat Baru untuk Pelayanan yang Lebih Dekat

Menerima penghargaan tersebut, Bupati Armia Pahmi tidak menyembunyikan rasa syukur dan apresiasinya. Baginya, pencapaian ini bukan sekadar piala pajangan, melainkan sebuah bahan bakar moral bagi seluruh jajaran perangkat daerah untuk terus hadir dan jujur kepada masyarakat.

"Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperkuat tata kelola informasi publik yang transparan, akuntabel, dan mudah diakses masyarakat," ujar Armia dengan optimis.

Ia menegaskan bahwa di era modern ini, hak masyarakat untuk mengetahui program dan kebijakan pemerintah adalah prioritas utama yang tidak boleh ditawar.

Menembus Ujian Bencana, Mengukir Prestasi

Ada cerita humanis di balik penyerahan penghargaan ini. Ketua Komisi Informasi Aceh, Junaidi, mengungkapkan bahwa acara apresiasi ini sebenarnya dijadwalkan pada akhir tahun 2025 lalu. Namun, rencana tersebut harus tertunda karena Aceh Tamiang sempat diuji oleh bencana hidrometeorologi.

Meski sempat didera bencana, semangat pembenahan di tubuh Pemkab Aceh Tamiang tidak surut. Junaidi memuji lompatan besar yang ditunjukkan daerah ini di bawah kepemimpinan Armia Pahmi dalam dua tahun terakhir.

Dalam hasil Monitoring dan Evaluasi (Monev) KIP Tahun 2025, Aceh Tamiang sukses mengantongi nilai impresif 93,4. Angka ini mengantarkan Aceh Tamiang masuk ke dalam kategori Informatif—kasta tertinggi dalam penilaian KIP—sekaligus nangkring di peringkat keenam se-Provinsi Aceh.

“Capaian ini menunjukkan komitmen yang kuat dalam pengelolaan dan penyebarluasan informasi publik. Kami berharap Aceh Tamiang dapat terus meningkatkan prestasinya hingga menjadi yang terbaik di Aceh,” puji Junaidi.

Proses Panjang di Balik Status "Informatif"

Peringkat keenam tingkat provinsi ini tidak didapatkan dengan instan. Junaidi menjelaskan, tim penilai yang terdiri dari Komisioner Komisi Informasi Aceh, akademisi, hingga praktisi secara ketat menyaring setiap badan publik.

Aceh Tamiang berhasil melewati berbagai fase krusial dengan baik, mulai dari:

Pengisian kuesioner yang akurat.

Verifikasi keaktifan website resmi badan publik.

Presentasi langsung oleh pimpinan badan publik yang dinilai lugas dan transparan.

Hingga akhirnya ditetapkan sebagai salah satu penerima penghargaan terbaik.

Melalui penghargaan ini, kepemimpinan Armia Pahmi membuktikan bahwa keterbukaan informasi bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan jembatan kepercayaan antara pemerintah dan hati masyarakat Aceh Tamiang. []L24.Sai