Lentera24.com | ACEH TIMUR — Di sebuah sudut Dusun Seumantok, Gampong Tanjong Tok Blang, Kecamatan Julok, gema suara anak-anak yang belajar...
Lentera24.com | ACEH TIMUR — Di sebuah sudut Dusun Seumantok, Gampong Tanjong Tok Blang, Kecamatan Julok, gema suara anak-anak yang belajar mengaji kini tak lagi terdengar dari rumah Salbiah (52). Wanita yang bertahun-tahun mengabdikan hidupnya untuk melantunkan dan mengajarkan ayat-ayat suci Al-Qur'an itu kini harus menyerah pada keadaan.
Salbiah terbaring lemah, tak berdaya melawan tumor otak stadium 4 yang menggerogoti tubuhnya.
Sudah lebih dari satu setengah tahun perjuangan sunyi itu bergulir. Hari demi hari dilewati Salbiah bersama keluarga dengan rasa sakit yang kian menghebat. Sosok yang dulu dikenal penuh semangat mendidik generasi muda di desanya itu, kini bahkan tak sanggup lagi sekadar untuk beraktivitas ringkas.
Suami Salbiah, Bahtiar, tak pernah lelah mendampingi. Berbagai ikhtiar medis telah ditempuh demi menguji kesembuhan sang istri. Bahkan, selama lima bulan terakhir, RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh menjadi rumah kedua bagi mereka karena kondisi Salbiah yang terus memburuk.
Namun, keterbatasan daya dan biaya akhirnya memaksa mereka mengambil keputusan berat.
"Karena kondisi penyakitnya semakin parah, kami akhirnya terpaksa kembali pulang ke kampung. Saat ini istri saya hanya bisa terbaring lemah," tutur Bahtiar dengan nada getir, Minggu (2/8/2026).
Kini, di tengah rasa sakit yang terus menderanya, Salbiah dan keluarganya menaruh harapan besar pada ketukan hati para dermawan serta perhatian nyata dari pemerintah daerah. Pengabdian panjangnya sebagai guru ngaji di kampung halaman kini menanti uluran tangan sesama agar ia memiliki kesempatan untuk terus berobat dan bertahan.
Keuchik Gampong Tanjong Tok Blang, Ibnu Hajar, membenarkan bahwasanya Salbiah adalah warganya yang kini sedang berjuang melawan sakit parah.
"Ya, beliau warga kami. Berdasarkan informasi dari tetangga, selama sakit beliau dirawat di rumah orang tuanya di Gampong Lhokseuntang. Jika kondisinya membaik, baru kembali ke Tanjong Tok Blang. Insya Allah, dalam waktu dekat saya akan berkunjung langsung ke rumah orang tuanya," jelas Ibnu Hajar via telepon.
Pintu Donasi dan Uluran Tangan
Bagi masyarakat, dermawan, maupun pihak-pihak yang tersentuh untuk membantu meringankan beban biaya pengobatan Ibu Salbiah, bantuan dapat disalurkan melalui rekening keluarga:
Bank: Bank Aceh Syariah (BPD)
Nomor Rekening: 04502400146926
Atas Nama: Mardiah (Kakak kandung Salbiah)
Konfirmasi Transfer (WhatsApp): 0852-8346-3001
"Doa dan sedikit kepedulian dari kita adalah selarik harapan bagi Ibu Salbiah untuk terus berjuang meraih kesembuhan."[]L24.Zal
