Lentera24.com | ACEH TAMIANG – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang secara prinsip menyetujui usulan penambahan ...
Lentera24.com | ACEH TAMIANG – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang secara prinsip menyetujui usulan penambahan anggaran strategis dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan setempat. Langkah responsif ini diambil dalam rapat Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 di ruang Komisi II DPRK Aceh Tamiang, Selasa (19/5/2026). Anggaran darurat ini nantinya akan difokuskan untuk memodernisasi alat utama sistem keselamatan yang saat ini dinilai kritis.
Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRK Aceh Tamiang Fadlon, bersama Ketua Komisi II Sarhadi, menjadi panggung bagi pembenahan total manajemen bencana daerah. Dewan menilai, keselamatan warga dan ketersediaan armada pemadam yang layak merupakan hak mendasar masyarakat yang tidak boleh ditunda.
Bedah Anggaran: Dari Defisit Armada hingga Pinjaman Oksigen
Dalam pemaparannya yang lugas, Plt. Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Aceh Tamiang, M. Ilham Malik, S.STP., M.M., membedah secara rinci gap (kesenjangan) kebutuhan riil di lapangan. Saat ini, dengan sebaran 8 pos pemadam di seluruh wilayah kabupaten, kesiapan logistik dinas tersebut berada pada level yang mengkhawatirkan.
Adapun spesifikasi kebutuhan anggaran mendesak yang diajukan meliputi tiga poin krusial:
Pengadaan Mobil Damkar Baru: Pengajuan anggaran untuk 4 unit armada damkar baru berspesifikasi mesin pompa air Power Take-Off (PTO) modern demi menggantikan unit yang rusak berat, sekaligus mengembalikan satu armada pos Babo (Kecamatan Bandar Pusaka) yang saat ini masih berstatus pinjaman dari Wakil Panglima TNI.
Pengadaan Ambulans Evakuasi: Pengadaan 1 unit mobil ambulans penunjang khusus medis yang akan disiagakan di zona padat penduduk untuk mempercepat evakuasi korban luka atau hirupan asap (intoksikasi).
Alat Pelindung Diri (APD) Standar Eksplorasi: Pengadaan paket pakaian tahan api jenis Bunker Gear/Turnout Gear serta tabung oksigen Self-Contained Breathing Apparatus (SCBA).
"Sangat miris, selama ini petugas kami harus bertaruh nyawa menembus asap pekat tanpa SCBA. Guna menghindari fatalitas, kami bahkan harus meminjam tabung oksigen ke PT Pertamina Rantau Field. Ini kondisi yang harus segera kita ubah melalui dukungan politik anggaran di DPRK," tegas Ilham didampingi Plt. Kabid Pemadaman, Doni Indrawan, S.T.
Krisis Human Resource: Shift 3 Hari Berturut-turut
Selain infrastruktur fisik, dimensi humanis yang disorot tajam oleh dewan adalah nasib para personel di garda terdepan. Saat ini, dinas hanya diperkuat oleh 18 petugas lapangan, di mana 5 di antaranya merupakan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Keterbatasan ini memaksa satu regu bekerja ekstra dengan sistem shift ekstrem hingga tiga hari berturut-turut tanpa jeda.
Merespons hal ini, Dinas Damkar turut memasukkan poin penguatan kesejahteraan berupa insentif tambahan yang layak bagi para petugas lapangan dalam draf usulan anggaran tersebut.
Fungsi Budgeting DPRK: Segera Dorong Melalui Bappeda
Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon, menegaskan bahwa fungsi anggaran (budgeting) dewan akan sepenuhnya diarahkan untuk mendukung pemenuhan fasilitas damkar ini pada perubahan anggaran atau tahun anggaran berikutnya. Ia menginstruksikan Dinas Damkar untuk segera memformulasikan angka nominal dan Rencana Kerja Anggaran (RKA) yang akuntabel.
"Ini bukan lagi sekadar belanja rutin, melainkan urusan wajib pelayanan dasar yang menyangkut keselamatan jiwa dan harta benda seluruh masyarakat Aceh Tamiang. Kami meminta Dinas Damkar segera menyerahkan dokumen kelayakan anggaran ini agar bisa langsung kami kawal prosesnya bersama Bappeda," ujar Fadlon dengan nada optimis.
Dukungan penuh atas spesifikasi anggaran ini juga diaminkan oleh jajaran anggota Komisi II DPRK Aceh Tamiang yang hadir, yakni Muhammad Taini, Lenahati, Jamil Hasan, Ishak Ibrahim, dan Rosmalina. Komisi II berkomitmen untuk melakukan pengawasan ketat agar realisasi pengadaan armada dan APD ini dapat berjalan transparan dan tepat sasaran.[]L24.Sai
