Lentera24.com | ACEH TAMIANG — Momentum Hari Raya Iduladha sejatinya adalah tentang keikhlasan dan semangat berbagi. Nilai inilah yang nyat...
Lentera24.com | ACEH TAMIANG — Momentum Hari Raya Iduladha sejatinya adalah tentang keikhlasan dan semangat berbagi. Nilai inilah yang nyata terlihat di Gampong Durian, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang. Di tengah perjuangan masyarakat untuk bangkit dari dampak banjir bandang yang sempat melanda, hadir secercah kepedulian yang menghangatkan suasana hari raya.
Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Sumatera Utara datang membawa misi kemanusiaan. Mereka menggelar penyembelihan dan penyaluran hewan qurban yang ditujukan langsung bagi warga terdampak bencana.
Kehadiran Wakil Ketua MPW Pemuda Pancasila Sumut, Bapak Taufik Edi, di lokasi penyembelihan menjadi bukti bahwa sekat wilayah administratif tak menjadi penghalang untuk mengulurkan tangan. Solidaritas kemanusiaan terbukti mampu melintasi batas provinsi.
Bergerak Senyap dari Pintu ke Pintu
Ada edukasi menarik dalam model pendistribusian yang dilakukan. Demi menjaga martabat para penerima manfaat dan menghindari antrean panjang yang melelahkan fisik warga, panitia memilih sistem door-to-door atau menyisir langsung dari rumah ke rumah.
Setiap Kepala Keluarga (KK) mendapatkan haknya secara merata dan tepat sasaran. Sebanyak 735 paket daging qurban—yang masing-masing berisi sekitar 1 kilogram daging segar lengkap dengan isi dalam dan tulang—berhasil diantarkan langsung ke tangan yang berhak.
Edukasi Sosial: Pembagian bantuan dengan mendatangi langsung rumah warga (door-to-door) adalah bentuk penghormatan tertinggi terhadap penerima manfaat. Selain memastikan bantuan tepat sasaran, cara ini sangat efektif untuk menjaga ketertiban serta kenyamanan psikologis warga pasca-bencana.
Jangkauan Kebaikan yang Meluas
Penyaluran ratusan paket qurban ini bergerak dinamis menyisir berbagai titik krusial. Alokasi terbesar disalurkan untuk memenuhi kebutuhan warga di desa-desa yang terdampak parah, di antaranya Desa Tanjung Gelumpang sebanyak 217 KK, disusul Desa Batang Ara sebanyak 169 KK, dan Desa Lubuk Sidup sebanyak 167 KK. Tidak ketinggalan, bungkusan kebahagiaan ini juga menyapa 82 KK di Desa Blang Kandis.
Selain menyasar pemukiman warga desa, kepedulian ini meluas hingga ke sektor pendidikan keagamaan dengan menyalurkan 25 bungkus daging untuk salah satu pesantren di Aceh Timur. Rasa kebersamaan juga dihadirkan bagi lingkungan terdekat, di mana masing-masing 25 paket dibagikan kepada penduduk di sekitar lokasi penyembelihan, warga di sekitar Jembatan Kuala Simpang, serta para tukang potong dan panitia lokal yang telah tulus membantu jalannya acara.
Solidaritas Tanpa Batas
Di sela-sela kegiatan, Taufik Edi mengungkapkan bahwa aksi ini murni lahir dari rasa empati mendalam terhadap penderitaan sesama di Aceh Tamiang.
"Semoga bantuan qurban ini tidak hanya sekadar menjadi hidangan di meja makan, tetapi juga menjadi wujud nyata dari semangat berbagi. Kami ingin saudara-saudara kita di sini tahu bahwa mereka tidak sendirian dalam menghadapi masa-masa sulit pasca-banjir bandang," ujar Taufik dengan penuh ketulusan.
Bagi masyarakat setempat, kehadiran paket qurban ini membawa kebahagiaan ganda. Selain pemenuhan gizi di hari raya, perhatian dari MPW Pemuda Pancasila Sumut ini menjadi suntikan moral yang sangat berharga.
Lewat sepiring daging qurban di hari raya, ada pesan edukasi yang mendalam bagi kita semua: bahwa pemulihan pasca-bencana tidak hanya bertumpu pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga pada rajutan gotong royong dan rawatan kepedulian sesama manusia yang terus mengalir tanpa henti. []L24.Sai
