Lentera 24 .com | BIREUEN -- Menjelang pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) seluruh kepala sekolah mulai jenjang SMK, SMA/MA...
Lentera24.com | BIREUEN -- Menjelang pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) seluruh kepala sekolah mulai jenjang SMK, SMA/MA, SMP/MTs dan Paket B dan C di Bireuen berkumpul di aula lama Sekdakab Bireuen, Kamis (12/02/2020).
Kehadiran mereka berjumlah 203 orang kepala sekolah untuk mengikuti sosialisasi tentang pelaksanaaan ujian tersebut yang akan berlangsung dalam waktu dekat.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Bireuen Drs M Nasir MPd usai membuka kegiatan tersebut menjelaskan, sosialisasi menyangkut mekanisme ujian, persiapan ujian dan teknis lainnya.
Bertujuan agar pelaksanaan ujian nasional berjalan sesuai prosedur operasional standar.
Selain itu semua kepala sekolah juga agar dapat meneruskan berbagai informasi dari narasumber kepada guru-guru disekolah terutama yang menjadi pengawas ujian nasional.
“Adanya sosialisasi kita berharap capaian nilai hasil ujian nasional untuk tahun 2020 ada peningkatan,”
ujarnya.
Selain itu, setelah mengikuti sosialisasi, para kepala sekolah diharapkan mengumpulkan para siswa calon peserta ujian nasional untuk memanfaatkan waktu belajar.
Karena masih ada waktu beberapa minggu lagi menjelang ikuti ujian nasional, ujian berlangsung mulai 30
Maret-3 April mendatang.
Sedangkan SMK tinggal menunggu hari pelaksanaan ujian nasional yang akan berlangsung mulai 16-19 Maret.
Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan wilayah Bireuen, T Murthada SSos berpesan kepala sekolah dan guru dapat untuk berusaha meningkatkan pembelajaran bidang studi yang diujiankan agar ada
peningkatan hasil ujian nasional termasuk jajaran Kantor Kementerian Agama.
Menyangkut kelancaran ujian, katanya, kantor Cabang Dinas sudah melakukan pertemuan dengan PT PLN dalam penyediaan layanan agar tidak ada terjadi kendala nantinya.
Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen, Zamzami SPd dalam pertemuan tersebut meminta kepala sekolah agar menyurati PLN dan Telkom agar suplai listrik dan jaringan tidak padam saat ujian nasional berlangsung nantinya.
"Bila sekolah tersedia generator set (genset) lebih bagus,” ujarnya.
Peserta UNBK tahun ini, kata Zamzami terdiri 34 SMA berjumlah peserta 3.187 orang, dari 20 Madrasah Aliyah (MA) sebanyak 1.467 siswa dari 12 SMK berjumlah 1.099 siswa jumlahnya mencapai 5.573 peserta.
Kemudian dari 84 SMP berjumlah 5.196 siswa, dari 33 MTs 2.147 orang, totalnya 7.343 siswa. Seterusnya paket B 309 orang dan paket C 843 orang. [] SERAMBI
![]() |
| Foto : Serambi |
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Bireuen Drs M Nasir MPd usai membuka kegiatan tersebut menjelaskan, sosialisasi menyangkut mekanisme ujian, persiapan ujian dan teknis lainnya.
Bertujuan agar pelaksanaan ujian nasional berjalan sesuai prosedur operasional standar.
Selain itu semua kepala sekolah juga agar dapat meneruskan berbagai informasi dari narasumber kepada guru-guru disekolah terutama yang menjadi pengawas ujian nasional.
“Adanya sosialisasi kita berharap capaian nilai hasil ujian nasional untuk tahun 2020 ada peningkatan,”
ujarnya.
Selain itu, setelah mengikuti sosialisasi, para kepala sekolah diharapkan mengumpulkan para siswa calon peserta ujian nasional untuk memanfaatkan waktu belajar.
Karena masih ada waktu beberapa minggu lagi menjelang ikuti ujian nasional, ujian berlangsung mulai 30
Maret-3 April mendatang.
Sedangkan SMK tinggal menunggu hari pelaksanaan ujian nasional yang akan berlangsung mulai 16-19 Maret.
Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan wilayah Bireuen, T Murthada SSos berpesan kepala sekolah dan guru dapat untuk berusaha meningkatkan pembelajaran bidang studi yang diujiankan agar ada
peningkatan hasil ujian nasional termasuk jajaran Kantor Kementerian Agama.
Menyangkut kelancaran ujian, katanya, kantor Cabang Dinas sudah melakukan pertemuan dengan PT PLN dalam penyediaan layanan agar tidak ada terjadi kendala nantinya.
Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen, Zamzami SPd dalam pertemuan tersebut meminta kepala sekolah agar menyurati PLN dan Telkom agar suplai listrik dan jaringan tidak padam saat ujian nasional berlangsung nantinya.
"Bila sekolah tersedia generator set (genset) lebih bagus,” ujarnya.
Peserta UNBK tahun ini, kata Zamzami terdiri 34 SMA berjumlah peserta 3.187 orang, dari 20 Madrasah Aliyah (MA) sebanyak 1.467 siswa dari 12 SMK berjumlah 1.099 siswa jumlahnya mencapai 5.573 peserta.
Kemudian dari 84 SMP berjumlah 5.196 siswa, dari 33 MTs 2.147 orang, totalnya 7.343 siswa. Seterusnya paket B 309 orang dan paket C 843 orang. [] SERAMBI
