Setelah dilantik oleh Ketua Umum DPP PKB, Gus Abdul Muhaimin Rusli (Koceng) (foto) menerima SK yang diserahkan oleh Ketua DPW PKB Aceh H. Ru...
![]() |
| Setelah dilantik oleh Ketua Umum DPP PKB, Gus Abdul Muhaimin Rusli (Koceng) (foto) menerima SK yang diserahkan oleh Ketua DPW PKB Aceh H. Ruslan Daud (HRD) di Jakarta |
Lentera24.com | JAKARTA - Peta kekuatan politik di Kabupaten Aceh Tamiang berpotensi mengalami pergeseran menyusul resminya kepengurusan baru Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) periode 2026–2031.
Dalam pelantikan serentak DPC PKB se-Indonesia yang dipusatkan di Taman Fatahillah Kota Tua Jakarta, Rabu 22 Juli 2026 malam, Rusli atau yang akrab disapa Koceng resmi dilantik sebagai Ketua DPC PKB Aceh Tamiang.
Masuknya figur Koceng seorang pengusaha lokal yang dikenal memiliki jaringan luas dan akar rumput yang kuat diperkirakan bakal menjadi amunisi baru bagi PKB. Pengalaman dan kalkulasi matangnya di dunia bisnis diproyeksikan mampu mendongkrak performa serta raihan suara partai pada Pemilihan Legislatif (Pileg) mendatang.
Skuad Baru dan Konsolidasi Mesin Partai
Dalam menjalankan roda organisasi, Koceng didampingi oleh sejumlah tokoh potensial Aceh Tamiang pada posisi strategis:
Taufiqurahman sebagai Sekretaris
Norman Syahputra sebagai Bendahara
Febri sebagai Wakil Ketua
Pelantikan serentak ini menjadi momentum penting bagi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB dalam memperkuat struktur dan konsolidasi partai hingga ke daerah.
Usai prosesi pelantikan, Koceng menegaskan bahwa langkah awal kepengurusannya adalah melakukan penataan dan penguatan mesin partai secara menyeluruh. Konsolidasi internal akan difokuskan hingga ke tingkat kecamatan, desa, ranting, hingga anak ranting.
"Kami siap bergerak. Fokus utama kami adalah membesarkan PKB di Aceh Tamiang dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Soliditas kader adalah kunci utama agar struktur partai semakin kuat dan efektif menjalankan agenda-agenda politik," ujar Koceng.
Target Strategis: "Satu Dapil, Satu Kursi DPRK"
Menghadapi kontestasi politik mendatang, DPC PKB Aceh Tamiang memasang target realistis namun strategis. Pihaknya bertekad mengamankan kursi di tiap daerah pemilihan untuk memperkuat posisi nawar politik partai dalam mengawal kebijakan daerah.
"Target kedepan, setiap daerah pemilihan (dapil) di Aceh Tamiang, PKB minimal dapat meraih satu kursi DPRK," tegasnya.
Selain manuver politik formal, PKB Aceh Tamiang juga berencana meningkatkan keberadaan partai di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan. Langkah ini diharapkan mampu menjadikan PKB sebagai wadah aspirasi politik yang solid dan berkontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Aceh Tamiang (Bumi Muda Sedia).[]L24.SWJ
