HIDE

GRID

GRID_STYLE

Post Snippets

FALSE

Hover Effects

TRUE
{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Ketatnya Laga Prancis vs Spanyol, Bupati Aceh Tamiang Satukan Forkopimda dan Warga Lewat Nobar Piala Dunia 2026

Lentera24.com | ACEH TAMIANG – Dini hari itu, Rabu (15/7/2026), Aula Setdakab Aceh Tamiang mendadak riuh. Ketegangan laga semifinal FIFA Wo...


Lentera24.com | ACEH TAMIANG – Dini hari itu, Rabu (15/7/2026), Aula Setdakab Aceh Tamiang mendadak riuh. Ketegangan laga semifinal FIFA World Cup 2026 yang mempertemukan dua raksasa Eropa, Prancis dan Spanyol, tidak hanya dirasakan di stadion megah, tetapi juga menjalar hingga ke Bumi Muda Sedia.

Di bawah arahan dan kepedulian Bupati Aceh Tamiang, Irjen (Purn) Pol. Drs. Armia Pahmi, M.H., pemerintah kabupaten menggelar acara nonton bareng (nobar) yang dikemas penuh keakraban. Pesta bola empat tahunan ini dimanfaatkan Bupati Armia sebagai ruang hangat untuk merajut kebersamaan, menyatukan unsur pimpinan daerah, sekaligus memberikan hiburan sehat bagi masyarakat.

Acara ini merupakan wujud respons cepat Bupati Armia menindaklanjuti Surat Bupati Aceh Tamiang Nomor 400.4/3411, yang merujuk pada arahan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia terkait Penyelenggaraan Nobar FIFA World Cup 2026. Melalui inisiatif ini, Pemkab Aceh Tamiang berkomitmen penuh memfasilitasi antusiasme warga dari babak semifinal hingga partai puncak nanti.

Merajut Sinergi di Sela Ketegangan Pertandingan

Suasana aula malam itu terasa begitu hidup. Kursi-kursi terisi penuh oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Tampak hadir Plt Sekretaris DPRK, Dandim 0117, perwakilan Kapolres, perwakilan Kajari, Ketua Pengadilan Negeri, hingga Kalapas Kelas II.b Aceh Tamiang. Soliditas pemerintahan kian terasa dengan hadirnya para Kepala SKPK serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) yang datang dari berbagai pelosok wilayah.

Sebelum peluit pertama dibunyikan, Bupati Armia Pahmi, melalui Plt. Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, M. Farij, menyampaikan pesan yang menyentuh sisi humanis. Bagi sang Bupati, sepak bola adalah bahasa universal yang mampu mencairkan sekat-sekat formalitas birokrasi.

“Nonton bareng ini bukan sekadar menyaksikan pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi, memperkuat rasa kebersamaan, serta menghadirkan hiburan yang sehat bagi masyarakat Aceh Tamiang. Kami berharap seluruh masyarakat dapat menikmati setiap pertandingan dengan tetap menjaga kenyamanan, ketertiban, menjunjung tinggi sportivitas, serta mematuhi nilai-nilai Syariat Islam yang berlaku,” ungkap Farij menyampaikan pesan Bupati.

Farij menambahkan, suasana santai berbalut gemuruh penonton ini sengaja diciptakan untuk memicu komunikasi yang lebih sumringah dan cair antar-instansi.

“Melalui suasana yang larut seperti ini, kita berharap kegiatan ini dapat meningkatkan koordinasi dan komunikasi terbaik bagi masyarakat Aceh Tamiang,” tambahnya.

Dari Aula hingga Warung Kopi, Aceh Tamiang Bergemuruh

Kepedulian Bupati Armia terhadap demam Piala Dunia ini nyatanya menggeliat hingga ke akar rumput. Antusiasme nobar tidak hanya berpusat di aula kabupaten, melainkan merata di berbagai sudut wilayah. Mulai dari balai desa, kantor kecamatan, ruang terbuka, hingga warung-warung kopi khas Aceh dipadati oleh para pencinta si kulit bundar yang bersorak mendukung tim kesayangan mereka.

Ketegangan mencapai puncaknya saat Prancis dan Spanyol saling jual beli serangan di layar kaca. Sorak-sorai dan tepuk tangan penonton pecah berkali-kali, memperlihatkan betapa olahraga mampu menyatukan emosi banyak orang dalam satu ruang.

Saat peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan berbunyi, papan skor mengunci kemenangan Spanyol atas Prancis dengan skor 2-0. Meski tim jagoan penonton berbeda-beda, kebersamaan tetap terjaga hingga acara usai.

Agenda kolaboratif ini tidak hanya menjadi sarana penyegaran (refreshing) di sela padatnya rutinitas kerja, namun juga meninggalkan suntikan semangat baru. Lewat hangatnya atmosfer sepak bola yang diinisiasi oleh Bupati Armia Pahmi, diharapkan koordinasi dan kinerja Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang ke depan akan semakin solid dan harmonis demi melayani masyarakat.[]L24.Sai