HIDE

GRID

GRID_STYLE

Post Snippets

FALSE

Hover Effects

TRUE
{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Sambut Audiensi Nakes, DPRK Aceh Tamiang dan Ketua Komisi III Minta Pelayanan Medis Tetap Berjalan Normal

Lentera24.com | ACEH TAMIANG – Ruang Sidang Utama Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang mendadak riuh oleh kedatangan puluh...

Lentera24.com | ACEH TAMIANG – Ruang Sidang Utama Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang mendadak riuh oleh kedatangan puluhan Tenaga Kesehatan (Nakes) dari Puskesmas Karang Baru. Kehadiran para pejuang kesehatan ini bertujuan untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutan terkait kondisi internal manajemen puskesmas yang dinilai kian memprihatinkan.

Kedatangan para nakes tersebut disambut langsung oleh Ketua Komisi III DPRK Aceh Tamiang, Maulizar Zikri. Dalam pertemuan yang berlangsung dinamis tersebut, ia menegaskan komitmennya untuk mengawal tuntutan para nakes tanpa mengorbankan hak-hak masyarakat luas.

"Setelah mendengar dan membaca langsung poin-poin tuntutan dari Ibu-ibu semua, kami di Komisi III berkomitmen penuh untuk mengawal persoalan ini hingga tuntas. Namun, saya berpesan dan meminta dengan sangat agar pelayanan medis kepada masyarakat tetap berjalan normal sebagaimana mestinya," ujar Maulizar Zikri di hadapan para peserta audiensi.

Keluhkan Kepemimpinan Kepala Puskesmas

Dalam pertemuan siang itu, para nakes yang diwakili oleh Eni Suswati membeberkan kondisi pelik yang mereka alami. Menurutnya, roda manajemen di Puskesmas Karang Baru sudah mengalami disharmonisasi akut selama hampir dua tahun terakhir.

Para nakes secara terbuka menyatakan keberatan atas gaya kepemimpinan sang Kepala Puskesmas, berinisial LA. Kondisi ini dinilai telah menciptakan atmosfer kerja yang tidak nyaman, yang pada akhirnya berdampak buruk pada penurunan kualitas pelayanan medis bagi masyarakat setempat.

DPRK Siap Panggil Dinkes dan Plt. Sekda


Merespons aduan yang dinilai krusial ini, Maulizar Zikri menegaskan bahwa DPRK Aceh Tamiang tidak akan tinggal diam. Pihaknya bergerak cepat untuk menjadwalkan pemanggilan terhadap pihak-hand yang bertanggung jawab.

"Kami akan segera memanggil Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Puskesmas yang bersangkutan untuk dimintai keterangan secara objektif. Tidak hanya itu, kami juga akan menghadirkan Bapak Plt. Sekda dalam pertemuan lanjutan nanti, agar beliau bisa melihat langsung dan melakukan evaluasi serta penilaian kinerja terhadap oknum yang bersangkutan," tegas Maulizar menutup penjelasannya. []