Lentera24.com | BANDA ACEH – Air adalah sumber kehidupan, namun bagi sebagian masyarakat desa, mendapatkan akses air bersih yang layak kera...
Lentera24.com | BANDA ACEH – Air adalah sumber kehidupan, namun bagi sebagian masyarakat desa, mendapatkan akses air bersih yang layak kerap memerlukan perjuangan tersendiri. Menyadari krusialnya kebutuhan dasar tersebut, Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) bersama PT SUCOFINDO (PERSERO) hadir membawa solusi nyata ke jantung Aceh Besar.
Sebuah sumur air bersih kini resmi berdiri kokoh dan siap membasuh dahaga harian warga Meunasah Gampong Lambleut, Kecamatan Darul Kamal. Peresmian fasilitas ini bukan sekadar seremoni pemotongan pita, melainkan simbol hadirnya harapan baru bagi peningkatan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat setempat secara berkelanjutan.
Sinergi Nyata Menuju Ketahanan Air Nasional
Fasilitas yang kini dinikmati warga merupakan buah dari komitmen panjang yang dimulai sejak kegiatan kick-off pembangunan pada 10 Mei 2026 lalu. Program ini merupakan bagian dari gerakan sosial yang lebih besar, yakni pembangunan 70 sumur air bersih di berbagai pelosok nusantara, bertepatan dengan momentum menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 PT SUCOFINDO (PERSERO).
Melalui proses pembangunan yang matang—mulai dari pengeboran, instalasi sarana air bersih, hingga penyediaan infrastruktur pendukung—fasilitas ini akhirnya diserahterimakan secara resmi kepada Keuchik Gampong Lambleut yang bertindak sebagai perwakilan masyarakat.
Langkah konkret ini tidak hanya menyentuh aspek sosial di tingkat tapak, tetapi juga beresonansi dengan agenda makro pemerintah. Kolaborasi ABPEDNAS dan SUCOFINDO ini secara nyata mendukung implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan air nasional, sekaligus menjadi akselerasi lokal bagi pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada poin akses air bersih dan sanitasi layak.
Aksi kepedulian ini mendapat sambutan hangat dari Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris. Ia menegaskan bahwa air bersih adalah fondasi utama dalam membangun masyarakat yang sehat dan produktif.
“Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang sangat krusial bagi kesehatan, sanitasi, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kami mengapresiasi inisiatif ABPEDNAS dan PT SUCOFINDO (PERSERO) yang telah menghadirkan fasilitas ini bagi warga Gampong Lambleut," ujar Bupati Muharram.
Namun, sang Bupati juga menitipkan sebuah pesan penting agar kemanfaatan ini tidak bersifat sesaat. "Saya berharap kepada masyarakat Gampong Lambleut untuk dapat menjaga, merawat, dan memanfaatkan sumur bor ini dengan sebaik mungkin agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” tuturnya.
Senada dengan Bupati, Ketua Umum ABPEDNAS, Indra Utama—yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Pendidikan Persatuan Wartawan Indonesia DKI Jakarta (PWI Jaya)—menekankan bahwa esensi sejati dari pembangunan desa adalah pemenuhan hak-hak dasar warganya.
“Pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga bagaimana memastikan masyarakat memiliki akses terhadap kebutuhan dasar yang layak, termasuk air bersih. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan dijaga bersama,” kata Indra Utama. Ia menambahkan, keterlibatan aktif warga adalah kunci agar dampak sosial dan kesehatan dari sumur ini bisa mengalir lintas generasi.
Pentingnya aspek keberlanjutan (sustainability) ini juga digarisbawahi oleh Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS, Prof. Dr. Reda Manthovani.
“Keberhasilan sebuah program tidak hanya diukur dari proses pembangunannya, tetapi juga dari bagaimana fasilitas tersebut dapat terus dimanfaatkan dan dirawat bersama oleh masyarakat secara berkelanjutan,” tegas Prof. Reda.
Tujuh Dekade SUCOFINDO: Mengabdi Lewat Aksi Nyata
Dari sisi korporasi, Komisaris Independen PT SUCOFINDO (PERSERO), Mahatma Gandhi, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang melancarkan pembangunan ini. Menurutnya, air bersih memiliki nilai strategis yang multidimensional.
“Air bersih berdampak langsung pada kesehatan masyarakat, mendukung produktivitas, pendidikan, dan kualitas hidup secara keseluruhan. Oleh karena itu, program pembangunan sumur air bersih ini memiliki nilai yang sangat strategis,” jelas Mahatma Gandhi.
Komitmen ini ditegaskan kembali oleh Direktur Utama PT SUCOFINDO (PERSERO), Sandry Pasambuna. Baginya, memasuki usia tujuh dekade adalah momentum bagi SUCOFINDO untuk kian memperluas jejak manfaat di tengah masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
"Menginjak usia tujuh dekade, SUCOFINDO ingin terus memperluas kontribusi sosial perusahaan melalui program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kami berharap akses air bersih ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga mendukung peningkatan kesehatan, kesejahteraan, dan produktivitas warga," ungkap Sandry Pasambuna.
Ia berharap semangat gotong royong yang telah terbangun selama masa pembangunan dapat terus terjaga sebagai fondasi dalam merawat fasilitas ini demi masa depan anak cucu kelak.
Profil Singkat PT SUCOFINDO (PERSERO)
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang Testing, Inspection, and Certification (TIC), PT SUCOFINDO (PERSERO) berkomitmen mengawal pembangunan nasional tak hanya lewat lini bisnis, tapi juga lewat kelestarian lingkungan.
Didirikan pada 22 Oktober 1956 sebagai perusahaan inspeksi pertama di Indonesia, kini SUCOFINDO menjadi bagian dari holding BUMN Jasa Survei atau PT IDSurvey (PERSERO), bersanding dengan PT Biro Klasifikasi Indonesia (PERSERO) dan PT Surveyor Indonesia (PERSERO).
Berawal dari jasa pemeriksaan perdagangan untuk mengamankan devisa negara, kini SUCOFINDO telah mendiversifikasi layanannya ke berbagai sektor vital: mulai dari pertanian, migas, infrastruktur, hingga energi baru terbarukan. Dengan kekuatan 92 titik layanan dan 68 laboratorium yang tersebar di seluruh Indonesia, SUCOFINDO terus hadir memberikan solusi yang cepat, dekat, dan responsif bagi seluruh pelanggannya di tanah air. []
