Lentera24.com | ACEH TAMIANG – Perjuangan menyelimuti riak Sungai Tamiang selama empat hari terakhir akhirnya menemui titik akhir. Melalu...
Pencarian Tanpa Jeda Sejauh 8 Kilometer
Sejak hari pertama korban dinyatakan hilang, tim gabungan langsung bergerak cepat. Mereka menyisir setiap sudut sungai, melawan derasnya arus, hingga menembus wilayah hilir Sungai Tamiang. Dedikasi luar biasa ditunjukkan oleh para petugas yang menolak menyerah demi membawa pulang korban kepada keluarganya.
Kepala Operasi BPBD Aceh Tamiang, Surya Darma, mengungkapkan betapa gigihnya perjuangan tim di lapangan selama empat hari berturut-turut.
"Operasi pencarian ini telah kami lakukan selama empat hari sejak korban dilaporkan hilang. Proses pencarian dilakukan dengan menyisir area hingga ke hilir sungai. Alhamdulillah, atas kerja keras bersama, korban akhirnya ditemukan sekitar 8 kilometer dari titik awal dilaporkan hilang," ujar Surya Darma dengan nada haru.
Kepulangan Terakhir ke Rumah Duka
Setelah berhasil dievakuasi dari sungai, tim gabungan dengan penuh khidmat langsung membawa jenazah Kiki Armada untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Bagi tim penyelamat, tugas mereka bukan sekadar mencari, melainkan memastikan bahwa korban bisa kembali ke rumah dengan layak untuk disemayamkan oleh orang-orang tercintanya.
Duka mendalam tentu menyelimuti keluarga, namun keteguhan hati tim BPBD, Damkar, dan SAR yang berjuang tanpa batas waktu telah memberikan akhir yang pasti bagi pencarian panjang ini. Selamat jalan, Kiki Armada.[]L24.Sai

