Lentera24.com | ACEH TIMUR – Komitmen nyata dalam pemulihan pascabencana kembali ditunjukkan oleh Yayasan Geutanyoe dan Save The Children. ...
Lentera24.com | ACEH TIMUR – Komitmen nyata dalam pemulihan pascabencana kembali ditunjukkan oleh Yayasan Geutanyoe dan Save The Children. Melalui aksi respons cepat yang terukur, kedua lembaga ini menyalurkan bantuan dana tunai dengan total nilai Rp250.000.000 yang dialokasikan khusus bagi 250 Kepala Keluarga (KK) di Kabupaten Aceh Timur.
Setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan bantuan sebesar Rp1.000.000. Angka ini diharapkan menjadi stimulus krusial bagi warga, terutama kelompok rentan, untuk menyambung napas ekonomi dan memenuhi kebutuhan dasar yang mendesak setelah terjangan banjir dan tanah longsor pada April lalu.
Fokus Tepat Sasaran: Rp1 Juta untuk Kelompok Paling Membutuhkan
Penyaluran dana tunai ini tidak hanya menonjol dari segi nominal, tetapi juga ketepatan sasaran. Yayasan Geutanyoe memastikan bahwa dana Rp1.000.000 per KK tersebut jatuh ke tangan mereka yang paling terdampak, yakni:
Ibu hamil dan menyusui.
Lansia dan penyandang disabilitas.
Anak yatim yang kehilangan sandaran ekonomi.
"Bantuan tunai sebesar satu juta rupiah per KK ini kami prioritaskan untuk kelompok rentan. Kami ingin mereka memiliki kemampuan mandiri untuk membeli pangan, obat-obatan, serta perlengkapan bayi tanpa harus menunggu bantuan logistik fisik datang," jelas Nasruddin, SE, Program Manager Yayasan Geutanyoe, Sabtu (10/5/2026).
Edukasi Melalui Transparansi dan Koordinasi
Langkah transparan yang dilakukan Yayasan Geutanyoe dan Save The Children mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kabupaten Aceh Timur. Asisten II Setdakab, Dr. Darmawan M. Ali, ST, MISD, menegaskan bahwa kepastian jumlah penerima (250 KK) dan besaran nominal (Rp1 juta) memudahkan pemerintah dalam melakukan pemetaan bantuan agar tidak terjadi tumpang tindih.
"Terima kasih kepada Yayasan Geutanyoe dan Save The Children atas bantuan nyata ini. Dengan jumlah bantuan yang jelas dan terdata, kami bisa memastikan wilayah lain yang belum terjangkau akan mendapatkan giliran dari sumber bantuan yang berbeda," ujar Darmawan.
Harapan Baru di Peunaron
Camat Peunaron, Hasdiansyah Mulyadi, S.T., mengungkapkan bahwa bagi warganya yang kehilangan mata pencaharian, uang tunai sebesar Rp1.000.000 adalah modal awal yang sangat berharga untuk memulai kembali aktivitas sehari-hari.
Kehadiran Yayasan Geutanyoe yang terus-menerus menunjukkan kepedulian di Aceh Timur membuktikan bahwa kolaborasi antara lembaga kemanusiaan, pemerintah, dan masyarakat adalah kunci utama dalam mempercepat pemulihan daerah pascabencana.
Dengan penyaluran yang tertib dan transparan ini, diharapkan 250 keluarga di Aceh Timur dapat segera bangkit dan menatap masa depan dengan lebih optimis.[] L24.sai
