HIDE

GRID

GRID_STYLE

Post Snippets

FALSE

Hover Effects

TRUE
{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Qodari Pastikan Kenyamanan Huntara Aceh Tamiang Sesuai Arahan Presiden

Lentera24.com | ACEH TAMIANG - Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari melakukan kunjungan kerja ke Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Kamis (15...


Lentera24.com | ACEH TAMIANG - Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari melakukan kunjungan kerja ke Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Kamis (15/01/2025). Dalam kunjungan ini, Qodari mengecek progress pemulihan pascabencana banjir Aceh termasuk di antaranya progres penyediaan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) di Aceh Tamiang. 

 

"Kami ke hunian sementara (Huntara) yang disiapkan oleh Danantara, ada 600 unit, lokasinya di Desa Simpang Opak, Kec Karang Baru. Kabar baik, pengungsi yang ada di tenda akan segera pindah ke huntara ini," kata Qodari saat meninjau Huntara Simpang Opak. 

 

Qodari menjelaskan kunjungannya ke Huntara Simpang Opak, menyusul kunjungan Presiden ke tempat tersebut sebelumnya. Waktu kunjungan itu Presiden Prabowo Subianto meminta agar huntara nyaman dan tidak panas. "Sudah dipasang plafon, jadi tidak panas lagi. Kita juga sudah lihat, ada yang pakai ranjang, yang belum menyusul, sedang dalam proses," tutur Qodari. 


Kastaf Kepresidenan Qodari menegaskan lokasi huntara Simpang Opak tempat yang sangat ramai, karena bisa ditunjukkan di sini jalan raya. Di lokasi ini juga ada masjid besar, dan di sekitar ini juga ada perumahan, banyak warung. "Lokasi ini bukan tempat terpencil, tapi strategis, akan lebih baik di huntara daripada di tenda. Di sini ada dapur umum, klinik kesehatan, tempat bermain anak. Di sebelah huntara juga sedang dibangun huntap, nanti dari huntara bisa pindah ke huntap," ujarnya.  


Koordinator HAKA Pembangunan Huntara untuk korban bencana Aceh Tamiang, Yusuf Sitorus menyampaikan berdasarkan koordinasi dengan pemerintah setempat 154 Kepala Keluarga pindah ke huntara pada Kamis sore. "Pemindahan dari tenda ke huntara akan dilakukan bergelombang, agar penempatan itu nyaman. Mereka dari Desa Sukajadi, Kecamatan Karang Baru, di desa tersebut ada 300 rumah hilang akibat banjir," ujar Sitorus. Menurut Sitorus total huntara yang sudah selesai sebanyak 600 unit. Pengerjaan konstruksi huntara ini berlangsung selama dua pekan. 


Warga penyintas bencana banjir Aceh menyambut baik dan senang pindah ke huntara Simpang Opak. Salah satu penerima manfaat huntara adalah 

Yandra Saputra. Ayah dari tiga anak ini, selama ini tinggal di tenda, dan pindah ke huntara Kamis sore. "Senang pindah ke huntara ini, tidak panas-panas lagi di tenda," ujar Saputra. 

 

Kastaf Kepresidenan Qodari juga melakukan kunjungan kerja ke huntap Aceh Tamiang. Qodari menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, khususnya Polri karena berpartisipasi nyata upaya pemulihan rehabilitasi dan konstruksi di Aceh khususnya Aceh Tamiang. 


"Kita sekarang ada di lokasi rencana huntap untuk penyintas bencana Aceh Tamiang, yang dibangun Polri. Saat ini pematangan lahan dilakukan. Tiga bulan ke depan sudah akan berdiri huntap di sini dengan tahap pertama 150 unit. Kita doakan agar aman dan lancar, serta hasilnya sesuai dengan yang diharapkan," jelas Qodari. 


Selama kunjungan di Aceh Tamiang, Qodari juga mengunjungi sekolah untuk melihat pemulihan aktivitas belajar mengajar. Selain itu, kunjungan ke ATM BSI dan pasar tradisional, serta warung kopi juga dilakukan untuk melihat aktivitas ekonomi masyarakat.  


Qodari juga mengunjungi Pondok Pesantren Darul Mukhlisin yang sempat terdampak kekuatan air dan material kayu dari banjir bandang di Aceh Tamiang pada 26 November 2025. Lokasi ponpes ini telah bersih dari tumpukan kayu. 


Dalam kunjungan kerja ini, Qodari juga menyerahkan bantuan berupa tas sekolah dan perlengkapan sekolah untuk belajar. Bantuan lainnya berupa makanan ringan (snack) untuk anak-anak.[]L24.MR