HIDE

GRID

GRID_STYLE

Post Snippets

FALSE

Hover Effects

TRUE
{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Pembangunan Lapangan Bolakaki Terancam Batal, Kinerja Kadispora Dipertanyakan

Lokasi seluas 2 hektare di Kampung Sukaramai I, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang, yang disiapkan untuk pembangunan lapangan bolakaki yang hin...

Lokasi seluas 2 hektare di Kampung Sukaramai I, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang, yang disiapkan untuk pembangunan lapangan bolakaki yang hingga kini belum terlaksana akibat terkendala dokumen gambar dan RAB. (Foto: Lentera24.com)

Lentera24.com | KUALA SIMPANG - Harapan Masyarakat di dua Kampung dalam Kecamatan Seruway Kabupaten Aceh Tamiang terancam Batal akibat lemahnya kinerja Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) yang diduga lepas tanggung jawab terhadap pelaksanaan pembangunan.

Diketahui, anggaran pembangunan lapangan bolakaki itu sudah tersedia, rekanan sudah ada, begitupun konsultan juga sudah siap melakukan pekerjaan. Tapi pelaksanaannya belum ada perencanaan, RAB dan lain-lainnya.

Hal ini ditegaskan oleh Yusran SH MH, Datok Penghulu Kampung (Desa) Sukaramai I Kecamatan Seruway melalui telpon selularnya, Rabu (5/11/2025).

Menurutnya, segala upaya untuk membangun sarana olahraga itu sudah siap sejak bulan Mei 2025. Mulai dari penyediaan lahan yang didapatnya melalui hibah dari pihak PT Sumber Asih seluas 2 hektar, sampai pada penyiapan atau pematangan lahan tersebut telah diupayakan oleh Datok Penghulu.

Namun sangat disayangkan, Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga terkesan lamban menyikapi apa yang telah diamanatkan dalam melaksanakan tugasnya.

Hal itu terbukti sampai saat ini kegiatan Pematangan Lahan Olahraga yang bersumber dari APBK Aceh Tamiang senilai dua ratus juta rupiah itu terancam gagal terlaksana.

"Jauh hari saya sudah sampaikan kepada masyarakat bahwa nantinya di kampung Sukaramai I akan tersedia lapangan Sepakbola dan olahraga lainnya seperti apa yang diinginkan oleh masyarakat," ungkap Yusran.

"Sampai saat ini kegiatan perencanaan saja belum ada kelihatan dan pihak pelaksana (rekanan) juga tidak mau melaksanakan lagi akibat waktu yang sudah mepet," jelasnya.

Salah seorang anggota DPRK Aceh Tamiang, Sugiono Sukandar, juga menyayangkan sikap Disparpora yang dinilai lamban mewujudkan proyek pembangunan lapangan sepakbola ini.

"Sarana olahraga itu diharapkan pembangunannya bukan saja oleh masyarakat Sukaramai I, tetapi juga oleh masyarakat desa sekitarnya. Jadi sangat disayangkan bila kegiatan ini tidak terealisasi," ucap Sugiono.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Aceh Tamiang, Muhammad Farij yang ditanya wartawan melalui telepon selularnya, menjelaskan bahwa sampai saat ini Disparpora belum ada menerima dokumen yang dibutuhkan untuk kegiatan dimaksud.

"Sampai saat ini kami (Disparpora) belum menerima dokumen hasil perencanaan (Gambar dan RAB) sehingga untuk mengupload kegiatannya, tidak dapat terlaksana di sistem pengadaan barang dan jasa," ucap Farij jawabnya.[]L24.Sai