Sekretaris Daerah Kabupaten Simeulue, Asludin, S.E., M.Kes Lentera24.com | JAKARTA – Langkah konkret menuju Simeulue yang lebih bersih dan ...
![]() |
| Sekretaris Daerah Kabupaten Simeulue, Asludin, S.E., M.Kes |
Lentera24.com | JAKARTA – Langkah konkret menuju Simeulue yang lebih bersih dan berkelanjutan terus dipacu. Sekretaris Daerah Kabupaten Simeulue, Asludin, S.E., M.Kes, menghadiri langsung Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Sampah 2026 yang digelar di Jakarta, 25–26 Februari 2026. Kehadiran beliau membawa angin segar sekaligus harapan baru bagi transformasi pengelolaan lingkungan di Bumi Marigo.
Rakornas yang diinisiasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup ini merupakan respons cepat atas arahan Presiden RI Prabowo Subianto dalam menuntaskan darurat sampah nasional.
Simeulue Menuju Standar Nasional
Dalam forum strategis tersebut, Asludin menegaskan bahwa isu sampah bukan sekadar masalah teknis, melainkan prioritas pembangunan daerah. Sebagai wilayah kepulauan, Simeulue memiliki karakteristik unik yang memerlukan penanganan khusus.
"Kehadiran kami di sini adalah mandat untuk membawa pulang solusi. Tantangan geografis Simeulue menuntut kita untuk lebih kreatif dalam infrastruktur dan sistem transportasi sampah," ujar Asludin di sela-sela kegiatan.
Poin Utama Transformasi Sampah 2026:
Integrasi Hulu ke Hilir: Fokus pada pengurangan sampah dari rumah tangga hingga optimalisasi TPA berstandar nasional.
Kolaborasi ASRI: Mengusung tema “Kolaborasi untuk Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah)”, mengedepankan sinergi lintas sektor.
Inovasi Lokal: Mendorong regulasi daerah yang lebih kuat dan sistem pengelolaan berbasis partisipasi masyarakat.
Harapan Baru bagi Lingkungan Kepulauan
Partisipasi aktif Sekda Asludin dalam Rakornas ini menandai babak baru bagi Kabupaten Simeulue. Kehadiran pimpinan birokrasi tertinggi di daerah ini menjadi jaminan bahwa tata kelola sampah akan menjadi agenda prioritas dalam postur kebijakan daerah ke depan.
Dengan semangat kolaborasi, Pemerintah Kabupaten Simeulue optimistis mampu mengubah tantangan menjadi peluang, menciptakan ekosistem yang bersih, dan membangun budaya peduli lingkungan yang akan diwariskan kepada generasi mendatang.
“Simeulue siap berinovasi. Kita tidak hanya ingin bersih, tapi kita ingin berkelanjutan,” pungkas Asludin dengan optimis. []L24.DM
