Lentera 24 .com|ACEH TAMIANG -- Munculnya Issue Asep Suhendar Datok Penghulu Kampung Alur Baung Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tami...
Lentera24.com|ACEH TAMIANG -- Munculnya Issue Asep Suhendar Datok Penghulu Kampung Alur Baung Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang belum membayar hutang kepada H Abdul Latif itu tidak benar alias Pembohongan Publik.
| Datok Penghulu Kampung Alur Baung Asep Suhendar |
Saya tidak ada berhutang, Sekdes saya yang berhutang itupun untuk keperluan pembangunan Kampung, kebetulan waktu itu sedang berlangsung kegiatan pembangun yang menggunakan Dana Desa, kurang dananya ya kami tanggulangi dengan meminjam uang dengan Perangkat saya, ungkap Asep Suhendar kepada Lentera24.com melalui telepon Selularnya Jum'at (13/3).
Disampaikan Datok Asep, beberapa hari lalu ada media online yang melansir berita warga Gampong Alur Baung, polisikan Kepala Desa (Kades) atas tuduhan belum mengembalikan hutang yang dipinjamnya untuk pembangunan desa.
Itu informasi sesat dan asal dihembuskan alias Hoax, cetus Datok penghulu, berita itu telah mencoreng nama baiknya, berita itu telah dirugikan dirinya dan itu pencemaran nama baik saya, selaku pimpinan deaa.
Dibenarkan Asep bahwa Sekdes ada meminjam uang pada H Abdul Latif untuk keperluan kampung sebesar Rp.20 juta pada tahun 2016 yang lalu, pinjaman itu untuk keperluan pekerjaan di kampung, jelas Asep.
Diakuinya pinjaman itu sudah dibayar lunas oleh M Harli di kantor Datok Penghulu pada tahun 2018 lalu, sementara Kwitansi pembayarannya tidak ada diberikan oleh H Abdul Latif sebagai tanda lunas, jadi bukan saya yang berhutang papar Datok Asep melalui telepon selularnya.
Selain telah membayar hutangnya sebesar Rp.20 Juta pihaknya juga telah memberikan uang jasa kepada H Abdul Latif, kami bukan hanya pinjam pinjam saja, timpal Datok lagi.
Ini aneh dirinya telah dilaporkan atas dugaan belum membayar hutang, sementara yang meminjam adalah sekdes kenapa saya yg di beritakan ?, tanya Asep, terkesan oknum wartawan yang menulis itu belum cukup sarat disebut wartawan, papar Datok Penghulu Alur Baung diujung sana. []L24.sai