Lentera 24.com | SIMEULUE -- Tim Identifikasi Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Simeulue olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pene...
Lentera24.com | SIMEULUE -- Tim Identifikasi Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Simeulue olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) penemuan mayat Wanita di Desa Sefoyan, Kecamatan Simeulue Timur Kabupaten Simeulue, (12/11/2019) sekira Pukul 09.00 Wib.
Hal ini dibenarkan oleh Kapolres Simeulue AKBP Ardanto Nugroho S.I.K.,SH.,MH melalui Kasat Reskrim Iptu M.Khalil saat dikonfirmasi sejumlah Awak Media bersama Humas Polres Simeulue.
Dikatakannya, mayat Perempuan tersebut diketahui bernama Gandoriman (80), seorang Ibu Rumah Tangga Desa Sefoyan Kec.Simeulue Timur Kab Simeulue.
Kemudian ada 2 orang saksi yakni, a.n Juraitan (58) Ibu rumah tangga dan Asmawati (32) Ibu rumah tangga, kedua saksi tersebut beralamat yang sama dengan korban.
Lanjutnya, pada pemeriksaan terhadap korban oleh Tim Identifikasi tidak ditemukannya tanda-tanda kekerasan di tubuhnya.
BACA JUGA : Gempar! Warga Desa Sefoyan Menemukan Mayat di Dalam Rumah
"Dari keterangan saksi, pada awalnya hari Selasa pada pukul 09.00 Wib kedua orang saksi tersebut diatas pergi kerumah korban untuk melihat keadaan korban tersebut dan sesampai di depan rumah korban saksi membuka pintu dan mencium ada bau busuk yang tidak mengenakkan disitu, dan saksi melihat ada mayat yang tergeletak di lantai di ruang tamu rumah korban, selanjudnya saksi pun langsung memanggil masyarakat setempat dan bhabinkamtibmas desa sefoyan a.n Briptu Sabri.
Menurut keterangan saksi, pada hari minggu yang lalu dua orang saksi di atas pergi kerumah korban untuk melihat keadaan korban dan memandikan serta memberikan makan terhadap korban dan korban mengelu bahwa kakinya sakit dan tidak bisa berdiri "Dua orang saksi di atas memang sudah sering memberikan makan dan memandikan korban tersebut," kata saksi M. Khalil yang melihat kejadian tersebut.
“Atas kejadian tersebut, Kapolsek Simeulue Timur Iptu Aritonang bersama Anggota serta Tim Identifikasi Polres Simeulue langsung kelokasi untuk mengamankan TKP dan melakukan identifikasi dan olah TKP”, pungkasnya.
Dari Pantauan Sejumlah Awak media bersama Humas Polres Simeulue dilokasi, pada Pukul 10.30 Wib Bhabinkamtibmas yang juga merangkap sebagai Ketua Pemuda di Desa Brigadir Sabri menggali Kuburan bersama warga untuk persiapan korban untuk dikebumikan,
Kebersamaan Brigadir Sabri dengan masyarakat terus dilakukan dalam berbagai bentuk kegiatan dan selalu berbaur ditengah masyarakat, yang dilakukan Brigadir Sabri ini merupakan bentuk kebersamaan dalam menjaga kemitraan dengan tindakan yang mendekatkan sosok polisi dengan masyarakat.
Selain menggali kubur, Brigadir Sabri juga membantu saat proses pemakaman jenazah serta menyampaikan ucapan bela sungkawa serta berpesan kepada keluarga yang ditinggalkan agar diberi kesabaran serta ikhlas menerima kenyataan yang sudah ditakdirkan Allah SWT. [] L24 (Dahman)
![]() |
| Foto : Brigadir Sabri Bersama warga Menggali Kuburan |
Dikatakannya, mayat Perempuan tersebut diketahui bernama Gandoriman (80), seorang Ibu Rumah Tangga Desa Sefoyan Kec.Simeulue Timur Kab Simeulue.
Kemudian ada 2 orang saksi yakni, a.n Juraitan (58) Ibu rumah tangga dan Asmawati (32) Ibu rumah tangga, kedua saksi tersebut beralamat yang sama dengan korban.
Lanjutnya, pada pemeriksaan terhadap korban oleh Tim Identifikasi tidak ditemukannya tanda-tanda kekerasan di tubuhnya.
BACA JUGA : Gempar! Warga Desa Sefoyan Menemukan Mayat di Dalam Rumah
"Dari keterangan saksi, pada awalnya hari Selasa pada pukul 09.00 Wib kedua orang saksi tersebut diatas pergi kerumah korban untuk melihat keadaan korban tersebut dan sesampai di depan rumah korban saksi membuka pintu dan mencium ada bau busuk yang tidak mengenakkan disitu, dan saksi melihat ada mayat yang tergeletak di lantai di ruang tamu rumah korban, selanjudnya saksi pun langsung memanggil masyarakat setempat dan bhabinkamtibmas desa sefoyan a.n Briptu Sabri.
Menurut keterangan saksi, pada hari minggu yang lalu dua orang saksi di atas pergi kerumah korban untuk melihat keadaan korban dan memandikan serta memberikan makan terhadap korban dan korban mengelu bahwa kakinya sakit dan tidak bisa berdiri "Dua orang saksi di atas memang sudah sering memberikan makan dan memandikan korban tersebut," kata saksi M. Khalil yang melihat kejadian tersebut.
“Atas kejadian tersebut, Kapolsek Simeulue Timur Iptu Aritonang bersama Anggota serta Tim Identifikasi Polres Simeulue langsung kelokasi untuk mengamankan TKP dan melakukan identifikasi dan olah TKP”, pungkasnya.
Dari Pantauan Sejumlah Awak media bersama Humas Polres Simeulue dilokasi, pada Pukul 10.30 Wib Bhabinkamtibmas yang juga merangkap sebagai Ketua Pemuda di Desa Brigadir Sabri menggali Kuburan bersama warga untuk persiapan korban untuk dikebumikan,
Kebersamaan Brigadir Sabri dengan masyarakat terus dilakukan dalam berbagai bentuk kegiatan dan selalu berbaur ditengah masyarakat, yang dilakukan Brigadir Sabri ini merupakan bentuk kebersamaan dalam menjaga kemitraan dengan tindakan yang mendekatkan sosok polisi dengan masyarakat.
Selain menggali kubur, Brigadir Sabri juga membantu saat proses pemakaman jenazah serta menyampaikan ucapan bela sungkawa serta berpesan kepada keluarga yang ditinggalkan agar diberi kesabaran serta ikhlas menerima kenyataan yang sudah ditakdirkan Allah SWT. [] L24 (Dahman)
