Ratusan warga Aceh menikmati indahnya pemandangan alam gerhana bulan pada Senin (4/6) malam. Proses fenomena alam tersebut mulai ditunggu m...
Ratusan warga Aceh menikmati indahnya pemandangan alam gerhana bulan pada Senin (4/6) malam.
Proses fenomena alam tersebut mulai ditunggu masyarakat Aceh sejak pukul 06.00 hingga 21.30 WIB.
Secara umum warga melihat gerhana bulan dengan mata telanjang atau tidak menggunakan fasilitas seperti teropong.
Namun ada sebagian para komunitas astolovers di Banda Aceh menikmati gerhana dengan menggunakan teropong, tepatnya di tepi sungai Krueng Cut dan Lamnyong, Kota Banda Aceh. Ini agar wajah bulan saat gerhana terlihat dengan jelas.
Di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya, ratusan masyarakat juga sempat menikmati pemandangan bulan yang sangat indah saat terjadi gerhana. Ada di antara mereka melihat dari halaman rumah dan sebagian lagi melihat di lapangan luas atau tepi laut.
Nurbaiti, ibu rumah tangga, di Desa Neulop, Kemukiman Reubee, Kecamatan Delima, Kabupaten Pidie, misalnya, melihat gerhana bulan dengan mata telanjang tanpa menggunakan suatu alat apapun.
Dia juga memboyong putra-putrinya memperlihatkan proses fenomena alam yang jarang terjadi itu. Sayangnya di tempat tinggal Nurbaiti, pemandangan gerhana tidak tampak jelas karena tertutup mendung.| Amiruddin Abdullah Reube, Media Indonesia
Proses fenomena alam tersebut mulai ditunggu masyarakat Aceh sejak pukul 06.00 hingga 21.30 WIB.
Secara umum warga melihat gerhana bulan dengan mata telanjang atau tidak menggunakan fasilitas seperti teropong.
Namun ada sebagian para komunitas astolovers di Banda Aceh menikmati gerhana dengan menggunakan teropong, tepatnya di tepi sungai Krueng Cut dan Lamnyong, Kota Banda Aceh. Ini agar wajah bulan saat gerhana terlihat dengan jelas.
Di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya, ratusan masyarakat juga sempat menikmati pemandangan bulan yang sangat indah saat terjadi gerhana. Ada di antara mereka melihat dari halaman rumah dan sebagian lagi melihat di lapangan luas atau tepi laut.
Nurbaiti, ibu rumah tangga, di Desa Neulop, Kemukiman Reubee, Kecamatan Delima, Kabupaten Pidie, misalnya, melihat gerhana bulan dengan mata telanjang tanpa menggunakan suatu alat apapun.
Dia juga memboyong putra-putrinya memperlihatkan proses fenomena alam yang jarang terjadi itu. Sayangnya di tempat tinggal Nurbaiti, pemandangan gerhana tidak tampak jelas karena tertutup mendung.| Amiruddin Abdullah Reube, Media Indonesia