HIDE

GRID

GRID_STYLE

Post Snippets

FALSE

Hover Effects

TRUE
{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Gedung Kesenian Aceh Tamiang Belum Difungsikan

Foto | Soeparmin Gedung kesenian Kabupaten Aceh Tamiang yang dibangun...

Foto | Soeparmin
Gedung kesenian Kabupaten Aceh Tamiang yang dibangun melalui anggaran dana APB Aceh tahun 2010 lalu hingga kini belum juga dapat dimanfaatkan oleh pemkab setempat. Hal ini disebabkan karena gedung yang seharusnya dapat mendatangkan PAD bagi daerah itu belum juga memiliki sarana serta prasarana berupa mobiler dan perlengkapan. Bahkan fisik gedung yang terkesan terlantar itu membutuhkan penanganan serius karena kerusakan akibat ulah tangan tak bertanggung jawab.

Kerusakan sebahaian bangunan gedung kesenian tersebut, mekipun tidak terlalu fatal, namun harus mengeluarkan dana tambahan. Kerusakan dimaksud hanya terjadi dibagian 3 lembar kaca pintu yang pecah, asbes becah serta pintu kamar mandi hilang dan beberapa intalasi listrik yang sengaja dirusak oleh orang tak bertanggung jawab.

Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Disbudparpora) Kabupaten Aceh Tamiang, Arfandi, SE saat ditemui, Kamis (3/11) dikantornya mengatakan, gedung kesenian dimaksud dapat dimanfaatkan selain setelah dilakukan perbaikan serta perlengkapan gedung kesenian sudah disediakan.

“Selain perbaikan gedung yang rusak harus diperbaiki, perlengkapan mobiler serta perlengkapan fasilitas lainnya juga kita belum memiliki. Perlengkapan tersebut termasuk dekorasi dan soun sistem”, unglap Arfan.

Arfandi menyebutkan, untuk memiliki perlengkapan mobiler dan sarana lainnya, pihaknya telah mengajukan usulan lewat APBK Aceh Tamiang dan APBAceh tahun 2012 mendatang.

“Jika perlengkapan gedung sudah ada, niscaya gedung kesenian tersebut dapat mendatangkan PAD bagi daerah kita ini”, papar Arfandi.

Menyinggung hilangnya pintu kamar mandi serta kerusakan 3 pintu karena kacanya pecah dan kerusakan asbes dan intalasi listrik, Arfan mengatakan diluar sepengetahuan pihak Dinas Budparpora. Sebab saat kerusakan terjadi, kantor Dinas tempatnya bekerja masih bertempat dikantor lama. (Soeparmin).