HIDE

GRID

GRID_STYLE

Post Snippets

FALSE

Hover Effects

TRUE
{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Resmi Dilantik, Pengurus Baru PB FAJI Siap Pacu Prestasi dan Sport Tourism

Lentera24.com | JAKARTA – Babak baru pembinaan olahraga arus deras di tanah air resmi dimulai. Kepengurusan baru Pengurus Besar Federasi Ar...

Lentera24.com | JAKARTA – Babak baru pembinaan olahraga arus deras di tanah air resmi dimulai. Kepengurusan baru Pengurus Besar Federasi Arung Jeram Indonesia (PB FAJI) periode 2026-2030 di bawah pimpinan Mayjend TNI (Mar) Dr. Oni Junianto, S.A.P., M.M., M.Tr.Opsla., resmi dilantik dan dikukuhkan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat di Cilandak Marinir Driving Range, Jakarta, Sabtu (16/5).

Acara pengukuhan ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman, perwakilan Kementerian Pariwisata, Basarnas, Korps Marinir, serta delegasi dari delapan Pengurus Provinsi (Pengprov) FAJI, termasuk di antaranya perwakilan dari Aceh, DKI Jakarta, dan Sulawesi Tengah.

Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas rapor hijau arung jeram nasional. Kesuksesan mencetak sejarah pada debutnya di PON Aceh-Sumut 2024 serta prestasi impresif di Kejuaraan Dunia Perak akhir tahun lalu, menjadi bukti nyata bahwa cabor ini sudah layak untuk "naik kelas".


Kendati demikian, Marciano menegaskan bahwa dayung PB FAJI ke depan tidak boleh hanya terpaku pada urusan podium semata. Ada tanggung jawab sosial dan ekologi yang harus diemban di sepanjang aliran sungai Indonesia.

"Semakin banyak event internasional digelar di Indonesia, semakin bagus untuk pembinaan di daerah. Sekaligus cabor ini jangan lagi hanya berorientasi kepada kompetisi saja, tapi juga diperlukan sebagai penggerak sport tourism, konservasi lingkungan sungai, hingga penanggulangan bencana," ujar Marciano.

Guna mengoptimalkan potensi bentang alam Indonesia yang sangat ideal, Marciano meminta PB FAJI 2026-2030 untuk terus melekat dan bersinergi dengan Kementerian Pariwisata demi mendongkrak kualitas pariwisata berbasis olahraga nasional.

Komitmen Empat Pilar dan Standar Keselamatan

Menjawab tantangan tersebut, Ketua Umum PB FAJI, Mayjend TNI (Mar) Oni Junianto, menyatakan bahwa kepengurusannya akan langsung bergerak cepat dengan mengacu pada empat pilar utama organisasi: prestasi, pariwisata, konservasi sungai, dan kebencanaan.

Langkah konkret yang kini tengah dimatangkan adalah penguatan basis data demi menjamin keselamatan di sektor wisata arus deras. PB FAJI mencatat saat ini ada sekitar 800 operator arung jeram yang terverifikasi, dan 500 di antaranya sudah terakreditasi. Bali, Jawa Tengah, dan Jawa Barat ditunjuk sebagai wilayah prioritas awal.

"Kami sedang menyiapkan database yang akurat agar setiap titik sport tourism memiliki standar keselamatan yang jelas melalui kualitas operator yang terverifikasi," tegas Oni. Selain itu, aksi nyata kepedulian lingkungan juga terus digalakkan, salah satunya lewat program pembersihan dan pelestarian Sungai Citarum.

Lobi Intensif Menuju PON 2028

Di samping pembenahan internal, agenda krusial yang kini sedang dikawal ketat oleh kepengurusan Oni Junianto adalah memastikan arung jeram tetap dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 di NTT dan NTB.

Meskipun kepastian cabang olahraga yang lolos baru akan diketuk palu pada Rakernas KONI tanggal 21 Mei mendatang, PB FAJI mengaku optimis. Proses koordinasi dan lobi intensif bersama pihak tuan rumah serta DKI Jakarta sejauh ini terus berjalan dan mendapatkan respons yang sangat positif.[]L24 Sai