Lentera24.com | ACEH TIMUR – Mengusung semangat kepedulian dan kedekatan dengan masyarakat, mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK)...
Lentera24.com | ACEH TIMUR – Mengusung semangat kepedulian dan kedekatan dengan masyarakat, mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri Angkatan 83 WPS Sindikat II melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Dayah Bustanul Bayani, Gampong Blang Gleum, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, Senin (16/2/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.45 WIB ini merupakan bagian strategis dari rangkaian praktik lapangan para mahasiswa di wilayah hukum Polres Aceh Timur. Hadir memantau langsung kegiatan tersebut, Kombes Pol Firdaus, S.I.K. (Perwira Pendamping), Kombes Pol DR. Wahyu Kuncoro, S.I.K., M.H. (Itwasum Polri), serta AKBP Yayang Rizky Pratama, S.I.K.
Agenda diawali dengan aksi gotong royong massal. Mahasiswa bersama personel TNI-Polri, perangkat Gampong, dan warga setempat bahu-membahu membersihkan lingkungan Dayah Bustanul Bayani serta Balai PKK Gampong Blang Gleum. Fokus utama pembersihan adalah pengangkatan endapan lumpur sisa banjir besar yang melanda wilayah tersebut pada November 2025 lalu.
Tak hanya bersih-bersih, para calon pemimpin Polri ini juga melakukan penanaman pohon secara simbolis. Aksi ini menjadi pesan edukasi nyata mengenai pentingnya menjaga ekosistem demi meminimalisir ancaman bencana hidrometeorologi di masa depan.
Sebagai bentuk dukungan moril dan material, mahasiswa menyerahkan sejumlah bantuan, di antaranya:
21 Paket Perlengkapan Shalat yang diserahkan kepada Bilal Masjid Baitul Muqarommah, Tgk. Syarifuddin.
21 Paket Bantuan Sosial (Bansos) bagi warga Gampong Blang Gleum yang membutuhkan.
Kombes Pol Firdaus menegaskan bahwa pengabdian ini adalah instrumen penting dalam membentuk karakter mahasiswa STIK.
"Mahasiswa tidak hanya ditempa secara manajerial dan operasional, tetapi juga harus membangun empati. Polri harus hadir dan manfaatnya harus dirasakan langsung oleh masyarakat," ungkapnya.
Perwakilan mahasiswa, Iptu Bima Praelja, S.Tr.K., menambahkan bahwa interaksi dengan tokoh agama dan warga adalah bekal berharga untuk memahami dinamika sosial di lapangan. Hal senada dipertegas oleh Iptu Alkuba Ariftu, S.Tr.K., yang menyebut kegiatan ini sebagai wujud nyata pengabdian untuk memperkuat empati dalam pelaksanaan tugas kepolisian di masa depan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Polres Aceh Timur, Kapolsek Julok Iptu M. Kamal, Camat Julok Adnan, S.Ag., serta unsur Koramil 07/JLK, yang menunjukkan soliditas antar-instansi dalam melayani masyarakat.[]L24.Zal
