Lentera24.com | ACEH TIMUR - Warga penerima manfaat dari saluran irigasi P3AI di Desa Buket Siraja Kecamatan Julok, Aceh Timur kecewa denga...
Lentera24.com | ACEH TIMUR - Warga penerima manfaat dari saluran irigasi P3AI di Desa Buket Siraja Kecamatan Julok, Aceh Timur kecewa dengan pihak pelaksana, pasalnya pembangunan irigasi untuk pengairan sawah tersebut belum selesai dan rusak, namun ditinggalkan begitu saja.
Hal tersebut diungkapkan oleh warga penerima manfaat, Supridar kepada Lentera24.com saat lakukan amatan dilokasi. Jum'at, 16 Januari 2016.
Menurut Supridar, hal tersebut kerugian bagi negara dan masyarakat penerima manfaat.
Menurut Supridar, hal tersebut kerugian bagi negara dan masyarakat penerima manfaat.
"Saluran irigasi yang dibangun pada akhir 2025 lalu sekarang sudah roboh dan robohnya pun ke areal sawah warga serta banyak juga yang belum di plaster, tentu ini sangat merugikan," ketusnya.
Toke Dar sapaan akrabnya juga merupakan Ketua Geurakan Rakyat Menggugat (GEURAM) itu mengharapkan pihak pengawas dan penegak hukum untuk mengecek kembali P3AI di Desa Buket Siraja.
"Inikan masih dalam masa pemeliharaan, kami harap pihak terkait untuk segera mengecek kembali proyek ini, Jangan ditinggalkan begitu saja, jangan kami warga yang dirugikan, sedangkan pihak pelaksana diuntungkan," ungkapnya.
Tak hanya itu, warga lainnya juga mengatakan bahwa ongkos kerja pembangunan irigasi tersebut belum lunas dibayarkan.
"Ongkos kerja kami aja belum lunas dibayarkan oleh pihak pelaksana, hak kami sekira 1 juta lebih lagi belum dibayarkan," ucap seorang warga yang enggan menyebutkannya namanya.
Amatan awak media Lentera24.com di lokasi, sekira 15 Meter saluran P3AI tersebut telah roboh, dan sekira 25 meter lagi tidak di plaster ditinggalkan begitu saja oleh pihak pelaksana.
Awak media ini belum terhubung dengan pihak pelaksana, dan akan mencoba klarifikasi dengan pihak pelaksana. [] L24.Zal
