HIDE

GRID

GRID_STYLE

Post Snippets

FALSE

Hover Effects

TRUE
{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Pentingnya Asupan Gizi Anak Usia Dini

ANAK usia dini merupakan individu yang sedang mengalami proses perkembangan yang fundamental bagi kehidupannya kelak. Pada tahapan usia dini...

ANAK usia dini merupakan individu yang sedang mengalami proses perkembangan yang fundamental bagi kehidupannya kelak. Pada tahapan usia dini, anak akan mengalami perkembangan dan pertumbuhan fisik serta mental yang cukup banyak dan sangat cepat. Pada usia ini pula anak akan merespons serta mengolah berbagai hal yang diterimanya dengan cepat. Oleh karena itu, berbagai hal yang diterima oleh anak pada usia dini akan menjadi fondasi dasar bagi kehidupannya kelak. Asupan gizi yang seimbang harus diterapkan sejak anak usia dini karena kelompok ini termasuk kelompok usia penting dan kelompok kritis pada masa tumbuh kembang manusia yang akan menentukan masa depan kualitas hidup manusia. 

Kesehatan merupakan salah satu faktor utama dan sangat penting dalam perkembangan anak. Ketika kondisi kesehatan anak kurang sehat, akan berdampak pada berbagai hal yang berkaitan dengan perkembangnya dan terhadap berbagai aktivitas yang akan dilakukannya. Hal utama untuk menjaga kondisi kesehatan anak adalah dengan memperhatikan asupan gizi yang terkandung dalam makanan yang dikonsumsi. Status gizi yang baik merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan anak dalam belajar. Nutrisi buruk di awal tahun-tahun pertama usia anak dapat mengakibatkan lemahnya fokus, memori, dan kemampuan anak. 

Makanan merupakan kebutuhan yang menjadi dasar bagi setiap manusia di bumi ini. Makanan yang dikonsumsi oleh anak berperan besar terhadap kehidupan masa depannya. Kecukupan gizi yang masuk ke tubuh anak berpengaruh pada kesehatan dan kecerdasan anak. Pola makanan yang dikonsumsi oleh anak sejak dini akan mempengaruhi dan bahkan menjadi pola makanan yang dibawanya sampai kelak sang anak dewasa. Oleh sebab itu, pengetahuan dan kemampuan orang tua serta orang dewasa di sekitar anak dalam mengelola makanan sehat sebagai asupan gizi pada anak sangatlah penting dan utama.

Anak usia dini atau usia prasekolah tumbuh lebih besar dan cepat, persentase kenaikan tinggi dan berat badan menurun di tiap tahun berikutnya. Anak perempuan hanya lebih kecil dan lebih ringan daripada anak laki-laki, anak perempuan lebih banyak jaringan lemaknya sedangkan anak laki-laki memiliki lebih banyak jaringan otot. Semua hal itu dipengaruhi oleh hereditasdan asupan gizi yang di konsumsi oleh anak.

Anak tumbuh dan berkembang sesuai asupan gizi yang diterimanya. Anak selalu tumbuh dan berkembang sejak konsepsi sampai akhirnya masa remaja. Hal ini yang membedakan anak dengan orang dewasa. Anak bukan miniatur orang dewasa dan bukan pula orang dewasa. Anak menunjukkan ciri-ciri pertumbuhan dan perkembangan yang sesuai usianya. Pada umumnya pertumbuhan dan perkembangan anak mempunyai ciri-ciri yang saling berkaitan dan pertumbuhan dan perkembangan anak merupakan hasil interaksi banyak faktor yang mempengaruhi kedua hal tersebut. Oleh karena itu, memaksimalkan asupan gizi yang harus diberikan kepada anak usia dini mempunyai peranan yang sangat besar terhadap tumbuh kembang serta kecerdasan atau intelektual anak. 

Hidup sehat berarti hidup yang seimbang, baik antara olah raga dan makanan yang kita konsumsi, ataupun dalam makanan yang kita konsumsi harus mengandung kesimbangan gizi yang dikenal dengan empat sehat lima sempurna yang terdiri dari nasi, lauk pauk, buah, sayur dan susu. Empat sehat lima sempurna artinya makanan sehari-hari yang terdiri atas nasi, jagung, sagu dan kentang atau roti yang berguna sebagai sumber tenaga. lauk pauk, ikan, daging, telor, tahu, tempe, kedelai, yang berguna sebagai zat putih telur. sayur mayor sebagai sumber mineral dan vitamin. Buah-buahan sebagai sumbervitamin dan mineral. Susu sapi atau susu hewan lainnya sebagai makanan tambahan yang mengandung zat putih telur, zat lemak, zat gula, vitamin, dan zat mineral. 

Beberapa hal yang perlu diperhatikan agar anak usia dini mendapatkan asupan gizi seimbang dan maksimal untuk tumbuh kembangnya. Pertama, makanan selalu bervariasi meliputi makanan pokok, lauk pauk, sayuran dan buah. Kedua, variasikan cara mengolah bahan makanan sehingga semua bahan makanan dapat masuk dalam makanan anak. Ketiga, berikan air putih setiap habis makan. Keempat, hindari memberikan makanan selingan mendekati jam makan utama. Kelima, ketika usia 2 tahun jelaskan manfaat makanan yang harus dimakan sehingga dapat mengurangi rasa tidak suka pada anak. 

Pemberian asupan gizi yang seimbang dan maksimal harus dilakukan sejak anak berada di dalam kandungan. Kemudian dilanjutkan setelah anak lahir sampai anak mencapai tumbuh kembang yang maksimal. Pemberian asupan gizi seimbang ini tentunya melalui berbagai makanan yang mengandung zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh serta makanan yang sehat untuk dikonsumsi. 

Orang tua hendaknya selalu memperhatikan asupan gizi yang seharusnya diberikan kepada anak agar pertumbuhannya optimal. Bila perlu orang tua bisa melakukan konsultasi dengan dokter anak agar dapat maksimal dalam mengupayakan tumbuh kembang buah hatinya.[]***

Pengirim :

Ria Yuniawati, Mahasiswa PIAUD INISNU Temanggung