Erwan Lentera24.com | ACEH TAMIANG - Proyek Preversi Jalan Peureulak-BTS Provinsi Sumatera Utara tepatnya di lintasan depan Batalyon Raider...
Erwan
Lentera24.com | ACEH TAMIANG - Proyek Preversi Jalan Peureulak-BTS Provinsi Sumatera Utara tepatnya di lintasan depan Batalyon Raider Khusus 111 / Karma Bhakti Tualang Cut, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang kbali makan korban.
Pasalnya, selain minim rambu peringatan (safety), pelaksana juga tidak memasang flagman untuk mengatur arus lalu lintas pengendara.
"Pelaksana Proyek peningkatan jalan negara Medan – Banda Aceh tepatnya di lintasan depan Batalyon Raider Khusus 111/Karma Bhakti Tualang Cut mengancam keselamatan pengguna jalan. Dan ini pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Aceh harus ambil tindakan tegas untuk memberikan sanksi kepada pelaksana," tegas Erwan (48) tahun warga Desa Upah Kecamatan Bendahara, Senin (20/2/22)
Penegasan Erwan ini bermula dari kejadian dirinya yang mengalami kecalakaan saat dirinya akan menunjuk ke Tualang Cut.
"Tepatnya pukul 20.20 WIB, Minggu (20/2/22) dengan kondisi hujan. Karena tidak ada tanda rambu - rambu kendaraan saya terperosok dalam galian," jelas Erwan.
Menurut Erwan pelaksana proyek ini sengaja tidak memasang rambu - rambu tepat pada posisi kejadian kecalakaan. Hal itu cukup beralasan karena pas pintu kedua Batalyon Raider Khusus 111/Karma Bhakti Tualang Cut ada dipasang rambu - rambu.
" Seharusnya pihak pelaksana memulai pasang rambu itu ya dari titik awal jalan menunju ke langsa. Bukan sebaliknya memasangnya dari awal jalan menuju Kualasimpang. Ini sudah keliru. Jadi minta kepada pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Aceh menindak tegas pihak pelaksana" tegas Erwan. []L24.Sai