Virus Corona Makin Mewabah, 2 Dokter Meninggal Setelah Tangani Corona

Pekerja medis yang terjangkit virus corona bertambah menjadi 15 orang, 2 orang dokter di Wuhan kini telah wafat setelah sempat menangani pasien yang terinfeksi pada Sabtu 25 Januari 2020.

Lentera24.com | TIONGKOK - Virus Corona kini semakin mewabah hingga ke Malaysia, Australia, bahkan Amerika Serikat. Seperti diberitakan Pikiran Rakyat sebelumnya, virus ini terdeteksi pertama kali di Wuhan, Tiongkok pada Selasa, 31 Desember 2019.



Setelah teridentifikasi jenisnya pada Jumat 10 Januari 2020, kasus tersebut segera merebak ke beberapa negara di sekitarnya. Jepang dan Thailand menjadi yang pertama kali melaporkan kasus virus corona yang satu famili dengan SARS dan MERS.

Australia menjadi yang terakhir melaporkan. Kasus ini diungkap oleh pihak otoritas negara bagian Victoria, Australia pada Sabtu, 25 Januari waktu setempat. Hingga saat ini, lebih dari 1.300 orang di berbagai berlahan dunia terjangkit oleh penyakit baru ini.

Tiongkok berusaha menahan penyebaran virus ini dengan menutup kota-kota yang sudah terinfeksi. Sampai Jumat 24 Januari 2020, pihak Tiongkok sebanyak 13 kota dan 41 juta penduduk.

Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunda mengumumkan keadaan darurat global meskipun adanya laporan terkait kasus yang sudah terjangkit wabah virus itu ke banyak negara lain.

Tiongkok dikabarkan memperluas pengunciannya mencakup area dengan jumlah penduduk yang lebih besar dari penduduk Kanada.

Berbagai perayaan Tahun Baru Imlek telah dibatalkan. Kota Terlarang Beijing, Disneyland Shanghai, dan bagian dari Tembok Besar telah ditutup untuk mencegah penyebaran penyakit lebih lanjut.

Selain itu, dokter dan pekerja medis juga ikut kelimpungan lantaran dengan mudah ternjangkit virus tersebut. Wang Guangfa menjadi tenaga medis pertama yang terjangkiti penyakit mematikan tersebut.

Ia adalah pimpinan Departemen Kedokteran Paru di Rumah Sakit Pertama Universitas Peking, Beijing. Wang menjadi bagian dari tim ahli yang pada awal bulan Januari mengunjungi Wuhan. Setelahnya, ia diduga ikut terinfeksi virus tersebut pada Selasa 21 Januari 2020.

Pada Kamis 23 Januari 2020, pekerja medis yang terjangkit virus corona bertambah menjadi 15 orang. Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari The Guardian, 2 orang dokter di Wuhan kini telah wafat setelah sempat menangani pasien yang terinfeksi pada Sabtu 25 Januari 2020.
Pertama, dokter bernama Liang Wudong (62) meninggal setelah ikut terjangkiti virus yang ditanganinya.

Ia telah menjadi bagian dari garda depan tenaga medis yang ikut menangani kasus mirip SARS ini. Kedua, Jiang Jijun (51) salah satu dokter yang sangat ahli bahkan menjadi veteran dalam beberapa kasus infeksi mematikan juga wafat.

Jiang dilaporkan meninggal karena kelelahan merawat pasien yang terus bertambah di Rumah Sakit Wuhan. Sakit jantung tiba-tiba menyerangnya setelah melayani dua pertiga kasus di rumah sakit tersebut. [] 

Sumber : PIKIRAN RAKYAT 
Foto : kronologi

Powered by Blogger.