HIDE

GRID

GRID_STYLE

Post Snippets

FALSE

Hover Effects

TRUE
{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

PNA Akan Berpolitik Bersih Dan Jujur

Lentera24 .com | ACEH TAMIANG -- Ketua umum DPP Partai Nanggroe Aceh (PNA) drh Irwandi Yusuf, M.Sc, Jumat (29/12/2017) mengunjungi kantor D...

Lentera24.com | ACEH TAMIANG -- Ketua umum DPP Partai Nanggroe Aceh (PNA) drh Irwandi Yusuf, M.Sc, Jumat (29/12/2017) mengunjungi kantor Dewan Pimpnan Wilayah PNA Kabupaten Aceh Tamiang. Kunjungan Irwandi tersebut guna melakukan silaturrahmi sekaligus verifikasi faktual dalam rangka pemilu legislatif tahun 2019.

Irwandi Yusuf
Keberadaan Ketua umum DPP Partai Nanggroe Aceh (PNA) yang juga Gubernur Aceh di Sekretariat DPW PNA Aceh Tamiang tersebut tidak menyita waktu yang lama. Setelah memberikan sambutan dihadapan pengurus DPW PNA serta tamu undangan, Irwandi Yusuf beserta rombongan segera meninggalkan area silaturrahmi karena waktu sudah mendekati senja untuk kembali ke Banda Aceh.

Dalam pertemuan itu, Irwandi menyebutkan perjalanan Partai PNA dikancah politik tetap beriringan dengan syariat islam. Irwandi yang baru saja melantik Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tamiang tersebut menginginkan Partainya tetap bersih dan jujur dalam berpolitik.

Sementara itu, Ketua DPW PNA Kabupaten Aceh Tamiang, Hady Effendiar menceritakan tentang pandangan dirinya ketika  mengawali memijakkan kakinya di Bumi Muda Sedia. Kala itu dia berpendapat bahwa rakyat Aceh Tamiang sangat makmur dan sejahtera karena kesuburan alamnya.

“Saya menilai sewaktu saya baru tinggal di Aceh Tamiang ini mengira bahwa masyarakat disini hidupnya sangat sejahtera karena banyak kebun. Ternyata setelah saya tau kebun itu bukan seluruhnya milik rakyat tetapi milik  perusahaan swasta.

Hady Effendiar berjanji akan mengusahakan bagaiman cara agar lahan HGU  yang ada di Kabupaten Aceh Tamiang bisa diukur kembali. Hal tersebut dilakukan supaya tidak ada lagi poerusahaan yang memanipulasi data luas HGU.

Hady Effendiar
“Kita akan melakukan pengukuran ulang lahan HGU. Kita juga akan meminta pemerintah agar dibangun irigasi raksasa. Selain untuk memakmurkan serta mensejahterakan rakyat juga bermanfaat untuk meminimalisir banjir,” ujar Effendi.. 

Imbuhnya lagi, persoalan ditenggulun akan dibuka lahan sawah cetak baru seluas 820 hektar dan masalah status Politeknik saat ini masih cangkok IPB agar kedepannya bisa memiliki status yang jelas juga menjadi topik utama pidati Effendi. [] L24-002