HIDE

GRID

GRID_STYLE

Post Snippets

FALSE

Hover Effects

TRUE
{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Dirut Merpati Lapor ke Dahlan Soal Permintaan Upeti?

suara-tamiang.com: Beberapa pekan terakhir, sosok Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyita perhatian publik. Terutam...


suara-tamiang.com:
Beberapa pekan terakhir, sosok Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyita perhatian publik. Terutama setelah pernyataannya mengenai adanya oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang meminta upeti dari anak buahnya.
Dahlan mengaku mengantongi 10 nama oknum anggota DPR yang diduga memalak perusahaan-perusahaan BUMN. Bahkan, dia siap untuk membeberkan nama-nama tersebut saat dipanggil oleh Badan Kehormatan DPR, Senin (5/11).
Dia mengaku memiliki bukti rekaman sekaligus saksi yang menguatkan. Rekaman tersebut diperoleh dari salah satu anak buahnya di perusahaan BUMN.
 Kepada wartawan, mantan Dirut PLN ini juga sempat menjelaskan modus dan cara oknum anggota DPR meminta upeti ke anak buahnya. Dia pun mengaku siap dipenjarakan jika melakukan fitnah dan tidak terbukti kebenarannya.
Perseteruan Dahlan dan DPR akan memasuki babak baru pekan depan. Yang masih menjadi tanda tanya di masyarakat, siapa yang mengaduk ke Dahlan soal ulah anggota DPR yang meminta upeti ke perusahaan BUMN?
Beredar kabar Direktur Utama Merpati Nusantara Airlines Rudy Setyopurnomo sebagai salah satu pihak yang ikut melaporkan praktek tidak sehat itu ke Dahlan. Benarkah demikian? Berikut petikan wawancara merdeka.com dengan Rudy, Sabtu (3/11).
Anda dilaporkan ke polisi oleh Mantan Dirut Merpati (Sardjono Jhony) karena saat rapat direksi Merpati, Anda menyebut nama mantan dirut Merpati menjanjikan upeti ke DPR? Apa benar demikian?

Tidak ada. Kalau rapat internal saya tidak boleh ceritakan isinya apa.
Intinya, apa yang Anda sampaikan dalam rapat itu?

Intinya hanya menyampaikan perintah Menteri BUMN (Dahlan Iskan) bahwa BUMN tidak boleh beri upeti. Saya tegaskan ke direksi itu tidak boleh dilakukan. Saya hanya menuruti aturan dan perintah pemegang saham.
Rapat itu bagian dari evaluasi?

Tidak, hanya menyampaikan perintah saja. Kan BUMN harus teratur dan jujur.
Apa yang Anda laporkan ke Menteri BUMN?

Semua yang saya alami dan saya dengar. Apapun untuk kepentingan negara. Laporan ke menteri sebagai laporan dari dirut ke pemegang saham. Silakan Pak Dahlan, mau diapakan laporan saya terserah.
Apa Anda yang membisikkan ke Dahlan soal upeti ke DPR?

Saya tidak berbisik. Untuk apa berbisik di belakang. Saya lapor ke Pak Dahlan tentang apapun.
Termasuk ada permintaan (upeti dari DPR)?
Iya termasuk.
Secara lisan?
Tertulis juga.
Apakah Anda akan bicara jujur juga ke DPR?
Saya hanya mau bicara jika diminta Pak Dahlan bicara.
Kalau dipanggil DPR dan Anda diminta Dahlan untuk bicara?
Ya saya bicara yang saya tahu. 

Sumber : merdeka.com