Setelah 16 tahun menunggu, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, akhirnya memperoleh Piala Adipura untuk kategori Kota Madya Kecil. Pasukan k...
Setelah 16 tahun menunggu, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, akhirnya
memperoleh Piala Adipura untuk kategori Kota Madya Kecil. Pasukan kuning
sebagai garda paling depan dalam hal kebersihan kota dinobatkan sebagai
pejuang kebersihan oleh Bupati Pamekasan, Kholilurrahman.
"Saya
nobatkan seluruh pasukan kuning sebagai pejuang kebersihan. Karena jasa
dan dedikasi mereka Kabupaten Pamekasan bisa meraih Piala Adipura,"
katanya seusai upacara penyambutan dan arak-arakan Piala Adipura, Rabu
(6/6/12).
Saat Piala Adipura diarak, ribuan masyarakat dan
pelajar mulai dari tingkat SD sampai tingkat SMA di Pamekasan
menyambut dengan suka cita. Arak-arakan dimulai dari terminal barang
Kecamatan Tlanakan, hingga menuju Pendopo Ronggosukowati Pamekasan.
Pasukan
kuning sebagai garda paling depan dalam hal kebersihan kota, ikut juga
menyambut dan mengarak piala tersebut. Selain pasukan kuning, komunitas
sepeda ontel kuno yang juga mengawal kebersihan kota, turut serta dalam
arak-arakan tersebut.
Di hadapan sejumlah media, Bupati
menyampaikan terima kasihnya kepada pasukan kuning yang sudah bekerja
ekstra dalam menjaga kebersihan. Ia juga memberikan santunan kepada
puluhan pasukan kuning. "Tidak perlu saya sebutkan nominalnya, yang
terpenting adalah penghargaan terhadap pengabdian mereka," imbuhnya.
Bunadin,
salah satu pasukan kuning yang ikut mengarak Piala Adipura merasa
senang atas prestasi yang sudah diraih Kabupaten Pamekasan. "Kerja keras
kami ada hasilnya selama satu tahun lebih dan kami cukup senang,"
ujarnya.