Lentera24.com | Banda Aceh — Mengawali arahannya dengan hangat namun tegas, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah—yang akrab disapa Dek Fadh—mene...
Lentera24.com | Banda Aceh — Mengawali arahannya dengan hangat namun tegas, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah—yang akrab disapa Dek Fadh—menegaskan pentingnya membuka pintu transparansi lebar-lebar dalam menjalankan roda pemerintahan. Bagi Dek Fadh, keterbukaan informasi bukan sekadar kewajiban birokrasi, melainkan ruang untuk membangun kembali kepercayaan masyarakat Aceh terhadap pemerintahnya.
Momen hangat dan penuh semangat kolaborasi itu terpotret saat Wagub Dek Fadh, didampingi Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Taufik ST, M.Si, memimpin Rapat Koordinasi bersama seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) di Gedung Serbaguna Sekretariat Daerah Aceh, Rabu (26/8).
Dek Fadh tak segan merangkul dan mendorong para kepala SKPA untuk lebih proaktif menyapa publik melalui media. Ia percaya bahwa di era modern saat ini, masyarakat berhak mengetahui setiap langkah pembangunan serta penyelesaian isu daerah secara jujur dan dapat dipertanggungjawabkan.
Respons Cepat untuk Bencana
Perhatian khusus diberikan Dek Fadh kepada dinas-dinas yang berada di garis depan penanganan bencana. Ia meminta jajarannya tak ragu mengabarkan perkembangan di lapangan agar warga merasa tenang dan mendapatkan kepastian informasi.
“Dalam proses di Pemerintah Aceh, semuanya harus transparan. Silakan bicara di media terkait isu yang ditangani masing-masing SKPA, tetapi semua harus bisa dipertanggungjawabkan. Khusus SKPA yang menangani bencana, cari ekspos media agar informasi dapat disebarluaskan kepada publik. Zaman sekarang transparansi adalah kunci,” tegas Wagub Dek Fadh dengan penuh empati.
Ia juga mengingatkan seluruh aparatur untuk menyisihkan kepentingan pribadi maupun kelompok, lalu menyatukan energi demi kesejahteraan masyarakat Aceh. Setiap kendala di lapangan, menurutnya, harus didiskusikan bersama tanpa ada yang disembunyikan.
Semangat Kolaborasi Tahun 2026
Senada dengan Wagub, Plt. Sekda Aceh Taufik ST menekankan pentingnya kerja sama tim yang erat untuk menggenjot target pembangunan Aceh pada tahun 2026 ini.
Poin Penting Arahan Rapat Koordinasi:
Transparansi Publik: Mengedepankan keterbukaan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan di setiap sektor.
Respons Bencana: Menginformasikan penanganan situasi darurat secara aktif dan cepat kepada media.
Kerja Sama Tim: Memperkuat kolaborasi antardinas demi mempercepat realisasi program pembangunan 2026.
Pertemuan tersebut ditutup dengan komitmen bersama dari para pejabat Pemprov Aceh—termasuk Asisten Perekonomian dan Pembangunan T. Robby Irza serta Asisten Administrasi Umum A. Murtala—untuk melangkah lebih responsif dan terbuka dalam melayani seluruh warga Aceh.[]L24.Anto
