HIDE

GRID

GRID_STYLE

Post Snippets

FALSE

Hover Effects

TRUE
{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Pangdam IM Resmikan Jembatan Sekerak, Tak Lagi Memutar 3 Kecamatan

  Lentera24.com | ACEH TAMIANG — Pangdam Iskandar Muda (IM) Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P. meresmikan Jembatan Sekerak yang menghubung...

 


Lentera24.com | ACEH TAMIANG — Pangdam Iskandar Muda (IM) Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P. meresmikan Jembatan Sekerak yang menghubungkan Desa yang terpisah Bandar Mahligai, dengan Desa Sekerak Kiri, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (26/8/2026).

Peresmian jembatan tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat setempat. Kehadiran Jembatan Sekerak diharapkan mampu memangkas jarak dan waktu tempuh warga, terutama masyarakat Desa Sekerak Kiri yang selama ini harus menempuh perjalanan memutar melalui sejumlah wilayah untuk menuju pusat Kecamatan Sekerak.

Sebelum jembatan ini dibangun, warga dari Sekerak Kiri harus melalui tiga kecamatan, yakni Kecamatan Kejuruan Muda, Kecamatan Kota Kualasimpang dan Kecamatan Karang Baru, sebelum akhirnya tiba di Kecamatan Sekerak.

Kondisi tersebut turut berdampak terhadap aktivitas pendidikan anak-anak yang tinggal di Desa Sekerak Kiri dan wilayah sekitarnya. Jarak tempuh yang jauh menjadi salah satu kendala bagi pelajar untuk menuju sekolah.

Kini, dengan hadirnya jembatan tersebut, akses masyarakat menjadi jauh lebih mudah. Anak-anak sekolah dapat menempuh perjalanan dengan waktu yang lebih singkat, sementara para pekebun memperoleh akses yang lebih baik untuk membawa hasil pertanian dan perkebunan menuju pusat kecamatan.


Dibangun Pascabanjir 2025

Pembangunan Jembatan Sekerak dilakukan pascabanjir yang melanda wilayah Aceh Tamiang pada 2025. Kondisi tersebut semakin memperlihatkan pentingnya pembangunan infrastruktur penghubung yang dapat menjamin mobilitas masyarakat, khususnya di kawasan yang selama ini memiliki keterbatasan akses.

Pembangunan jembatan ini juga merupakan bagian dari perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut. Pengerjaannya dilakukan berdasarkan instruksi Presiden Prabowo Subianto dan ditargetkan selesai dalam waktu singkat.

Dalam pelaksanaannya, pembangunan Jembatan Sekerak dikerjakan selama sekitar 40 hari hingga akhirnya dapat diakses oleh masyarakat.


Dikerjakan Kodim 0117/Aceh Tamiang

Pembangunan jembatan melibatkan Kodim 0117/Aceh Tamiang bersama unsur dan pihak terkait. Semangat gotong royong serta percepatan pembangunan menjadi bagian penting dalam mewujudkan akses penghubung bagi masyarakat Sekerak Kiri dan sekitarnya.

Jembatan tersebut berada di wilayah Desa Bandar Mahligai, Kecamatan Sekerak, menuju Desa Sekerak Kiri, Kecamatan Sekerak.

Selain berfungsi sebagai akses transportasi masyarakat, Jembatan Sekerak juga memiliki nilai strategis karena disebut sebagai Jembatan Perintis Garuda terpanjang di Indonesia.


Akses Baru bagi Anak Sekolah dan Pekebun

Kehadiran jembatan ini bukan sekadar pembangunan fisik. Bagi masyarakat, jembatan tersebut menjadi jalur penting untuk menunjang kehidupan sehari-hari.

Anak-anak sekolah kini memiliki akses yang lebih dekat menuju sekolah. Sementara masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perkebunan dan pertanian dapat membawa hasil produksi dengan lebih mudah menuju pusat kecamatan dan pasar.

Peresmian yang dilakukan Pangdam Iskandar Muda pada Rabu (26/8/2026) sekaligus menjadi penanda dimulainya pemanfaatan jembatan secara lebih luas oleh masyarakat.

Masyarakat berharap kehadiran Jembatan Sekerak dapat terus memberikan manfaat jangka panjang, memperlancar aktivitas ekonomi, memudahkan akses pendidikan, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Aceh Tamiang.

Dengan dibangunnya jembatan tersebut, harapan masyarakat Sekerak Kiri untuk memperoleh akses yang lebih dekat dan mudah menuju pusat kecamatan kini mulai terwujud.L24.SWJ.