Lentera24.com | KOTA KUALASIMPANG – Suasana di SDN Tanjung Rambut pagi itu terasa berbeda dari biasanya. Riuh rendah suara anak-anak terde...
Lentera24.com | KOTA KUALASIMPANG – Suasana di SDN Tanjung Rambut pagi itu terasa berbeda dari biasanya. Riuh rendah suara anak-anak terdengar lebih bersemangat saat tim dari Yayasan Geutanyoe hadir membawa "buah tangan" spesial bagi para siswa. Sebanyak 123 paket Education Kit dibagikan secara langsung, mengubah hari biasa menjadi momen penuh harapan bagi sekolah tersebut, Selasa 21 April 2026.
Lebih dari Sekadar Tas Sekolah
Bagi orang dewasa, sebuah tas mungkin hanya alat angkut. Namun bagi 123 siswa-siswi di SDN Tanjung Rambut, tas punggung baru tersebut adalah simbol dukungan untuk masa depan mereka. Di dalam setiap tas, tersimpan perlengkapan belajar lengkap yang siap menemani petualangan intelektual mereka:
1 Lusin Buku Tulis & 1 Lusin Pensil untuk merajut ide. Penggaris dan Rautan Pensil sebagai pelengkap teknis, juga Peluit dan Stress Ball sebagai elemen pendukung psikologis dan keselamatan.
Sentuhan Humanis dalam Pendidikan
Hendro Kurnia Putra, selaku Project Officer dari Yayasan Geutanyoe, terjun langsung memastikan setiap anak mendapatkan haknya. Baginya, bantuan ini bukan sekadar distribusi logistik, melainkan bentuk investasi kasih sayang kepada generasi penerus di Kota Kualasimpang.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap anak memiliki perlengkapan yang layak agar mereka merasa percaya diri saat melangkah ke sekolah. Pendidikan adalah kunci, dan tugas kita bersama adalah memastikan pintu menuju ilmu itu terbuka lebar bagi mereka," ujar Hendro di sela-sela pembagian.
Dukungan Penuh Pihak Sekolah
Kegiatan yang berlangsung tertib dan penuh haru ini disaksikan langsung oleh Kepala Sekolah SDN Tanjung Rambut, Buchari, beserta jajaran dewan guru. Raut bahagia tidak hanya terpancar dari wajah para siswa, tetapi juga para pendidik yang melihat anak didiknya mendapatkan perhatian tulus dari lembaga kemanusiaan.
Buchari menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi antara Yayasan Geutanyoe dan Save the Children. Menurutnya, kelengkapan alat tulis sangat berpengaruh pada motivasi belajar siswa di kelas.
Pembagian Education Kit ini merupakan bukti nyata bahwa sinergi antara NGO dan lembaga pendidikan lokal mampu menciptakan dampak langsung yang menyentuh hati. Hari ini, 123 tas sekolah telah berpindah tangan, namun semangat yang tertanam di hati siswa-siswi SDN Tanjung Rambut diharapkan akan bertahan selamanya.[]L23.Sai
