HIDE

GRID

GRID_STYLE

Post Snippets

FALSE

Hover Effects

TRUE
{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Respons Cepat PDAM Aceh Tamiang Atasi Krisis Air Pasca Banjir di SMPN 2 Karang Baru

Lentera24.com | ACEH TAMIANG – Akses air bersih merupakan pilar utama dalam menunjang kesehatan dan kelancaran proses belajar mengajar di s...


Lentera24.com | ACEH TAMIANG – Akses air bersih merupakan pilar utama dalam menunjang kesehatan dan kelancaran proses belajar mengajar di sekolah. Menyadari hal tersebut, Perumda Tirta Aceh Tamiang menunjukkan komitmen nyata melalui aksi tanggap darurat bantuan air bersih untuk sekolah-sekolah terdampak banjir, salah satunya di SMP Negeri 2 Karang Baru, Aceh Tamiang.

Kepala Sekolah SMPN 2 Karang Baru, Dedek Yusra, S.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, ketersediaan air bersih bukan sekadar masalah sanitasi, melainkan urat nadi aktivitas keagamaan di sekolah, ungkap Dedek Yusra, Kamis (9/4/2026).

"Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada Bapak Juanda selaku Direktur PDAM Aceh Tamiang. Berkat bantuan ini, kekhawatiran kami hilang. Sekarang, para guru dan siswa bisa kembali melaksanakan salat Duha dan Zuhur berjamaah dengan nyaman. Kebutuhan dasar sanitasi pun kini tidak lagi menjadi kendala dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM)," ungkap Dedek Yusra.

Kepedulian di Tengah Masa Pemulihan

Kondisi pasca banjir memang menyisakan kerusakan pada berbagai fasilitas vital. Memahami urgensi tersebut, Direktur Perumda Tirta Aceh Tamiang, Juanda, S.I.P, menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan air bersih untuk fasilitas pendidikan adalah prioritas utama.

Juanda menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan perpanjangan tangan dari kebijakan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang. 

"Ini merupakan arahan langsung dari Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (P) Drs. Armia Pahmi, M.H. Beliau menekankan agar seluruh instansi bergerak cepat membantu masyarakat, terutama sektor pendidikan yang mencetak generasi masa depan," ujar Juanda.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa bantuan ini adalah bagian kecil dari tanggung jawab sosial perusahaan terhadap lingkungan sekitar. 

"Kami tidak ingin siswa dan guru terganggu konsentrasinya saat KBM hanya karena masalah air. Meskipun fasilitas banyak yang rusak akibat banjir, kita harus memastikan ibadah dan aktivitas sekolah tetap berjalan sebagaimana mestinya."

Langkah yang diambil oleh Perumda Tirta Aceh Tamiang dan Pemerintah Kabupaten ini menjadi contoh nyata betapa pentingnya manajemen krisis berbasis kolaborasi. Berikut adalah beberapa poin edukatif yang dapat dipetik dari aksi ini:

Pelayanan publik yang baik adalah yang mampu mendeteksi kebutuhan darurat di sektor krusial (pendidikan) secara cepat.

Dukungan logistik seperti air bersih secara langsung berkontribusi pada kesehatan mental dan fisik warga sekolah pasca bencana.

Keselarasan antara arahan kepala daerah (Bupati) dan eksekusi di lapangan (Direktur Perumda) menjadi kunci efektivitas bantuan.

Dengan pasokan air yang kembali normal, SMPN 2 Karang Baru kini dapat menata kembali rutinitas akademiknya, membawa harapan baru bagi kemajuan pendidikan di Aceh Tamiang di bawah kepemimpinan yang peduli dan responsif. []L24.Swj