HIDE

GRID

GRID_STYLE

Post Snippets

FALSE

Hover Effects

TRUE
{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

TNI Aceh Berduka: Prajurit Yonif 113/JS Bireuen Gugur Terkena Serangan Artileri Israel di Lebanon

Lentera24 | BIREUEN  – Kabar duka menyelimuti Bumi Serambi Mekkah. Salah satu prajurit terbaik dari Yonif 113/Jaya Sakti (Bireuen), Kopda (A...


Lentera24 | BIREUEN – Kabar duka menyelimuti Bumi Serambi Mekkah. Salah satu prajurit terbaik dari Yonif 113/Jaya Sakti (Bireuen), Kopda (Anumerta) Farizal Romadhon, gugur dalam tugas misi perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon Selatan, Minggu malam (29/3/2026).

Prajurit yang tergabung dalam Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S ini wafat setelah serangan artileri militer Israel (IDF) menghantam area sekitar Pos Indobatt UNP 7-1, Desa Adchit al-Qusayr, saat situasi konflik di wilayah tersebut memanas.

Panglima TNI Kutuk Keras Serangan

Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, menyatakan duka mendalam sekaligus mengutuk keras serangan yang menyasar personel penjaga perdamaian PBB.

"TNI kehilangan putra terbaik. Kami telah mendesak investigasi menyeluruh melalui Dewan Keamanan PBB atas insiden ini," tegas Panglima melalui keterangan resminya.

Pangkat Anumerta dan Santunan

Atas dedikasi dan pengabdiannya, almarhum mendapatkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) dari Praka menjadi Kopda Anumerta. Seluruh hak asuransi dan santunan bagi keluarga yang ditinggalkan dijamin akan segera dicairkan.

Keluarga di Asrama Bireuen

Saat ini, istri almarhum (Fafa Nur Azila) beserta putri kecilnya masih berada di Asrama Militer Yonif 113/JS, Bireuen. Suasana duka dilaporkan menyelimuti kesatuan tersebut sejak kabar gugurnya Kopda Farizal diterima.

Rencananya, jenazah akan dipulangkan ke kampung halamannya di Kulon Progo, Yogyakarta, dengan pengawalan protokol militer penuh segera setelah proses evakuasi dari Beirut selesai. []L24.SWJ