HIDE

GRID

GRID_STYLE

Post Snippets

FALSE

Hover Effects

TRUE
{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Gus Ipul Bersama Bupati dan Forkopimda Aceh Tamiang Salurkan Bantuan Pascabanjir Rp205 Miliar

Lentera24.com.| ACEH TAMIANG – Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), didampingi Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia...


Lentera24.com.| ACEH TAMIANG – Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), didampingi Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, MH, Ketua DPRK, Fadlon, SH.I dan jajaran Forkopimda, menyalurkan santunan serta bantuan tahap II bagi korban bencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (10/4/2026).

​Kehadiran Mensos ini merupakan mandat langsung Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan pemulihan total bagi warga terdampak. Hingga tahap kedua ini, total bantuan yang dikucurkan pemerintah melalui Kemensos untuk Aceh Tamiang menembus angka Rp205.188.100.000.

Skema Bantuan: Dari Per jiwa hingga Per Kepala Keluarga

​Dalam kunjungannya di Kantor Sekretariat Daerah, Gus Ipul merinci bahwa bantuan tidak hanya menyasar logistik darurat, tetapi juga pemulihan ekonomi dan tempat tinggal. Pemerintah menetapkan standar bantuan yang spesifik bagi warga yang terdaftar sebagai penduduk asli:

  • Bantuan Jaminan Hidup (Jadup): Disalurkan untuk memenuhi kebutuhan pangan yang dihitung per jiwa.
  • Bantuan Isi Hunian: Sebesar Rp3.000.000 per KK, dialokasikan untuk membeli perabotan rumah tangga atau peralatan dapur yang rusak akibat banjir.
  • Stimulan Ekonomi: Sebesar Rp5.000.000 per KK, sebagai modal usaha untuk membangkitkan kembali roda ekonomi keluarga.
  • Santunan Korban: Sebesar Rp15.000.000 bagi ahli waris korban meninggal dunia dan Rp5.000.000 bagi korban luka berat.

​"Bantuan ini adalah bentuk kehadiran negara. Tidak ada hari libur untuk menyalurkan bantuan selama datanya sudah valid," ujar Gus Ipul.

​Gus Ipul menekankan pentingnya verifikasi data yang dilakukan oleh Bupati dan unsur Forkopimda. Hal ini dilakukan agar bantuan tidak salah sasaran. 

"Kami mohon maaf jika prosesnya terkesan selektif, karena kami ingin memastikan bantuan ini diterima oleh mereka yang benar-benar berhak," tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pendataan untuk mengantisipasi adanya warga yang belum tersentuh bantuan.

​"Kami akan kumpulkan data lagi untuk gelombang ketiga. Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang berkomitmen agar seluruh korban bencana mendapatkan haknya secara layak," tegas Armia.

​Suasana formal berubah menjadi haru saat Erhamna (45), salah seorang warga penerima bantuan, mengungkapkan rasa syukur. Baginya, bantuan ini adalah napas baru setelah hartanya terendam banjir.

​"Kami berterima kasih kepada Pak Presiden Prabowo, Pak Mensos, dan Pak Bupati. Bantuan ini sangat membantu kami untuk bangkit lagi," kata Erhamna dengan penuh semangat.

​Kunjungan ini ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis. Melalui sinergi antara Kementerian Sosial, Pemerintah Kabupaten, dan DPRK Aceh Tamiang, diharapkan proses pemulihan sosial-ekonomi masyarakat dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.[]L24.Sai