HIDE

GRID

GRID_STYLE

Post Snippets

FALSE

Hover Effects

TRUE
{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Din Sumatra Protes Kebijakan Medco dan Subcontnya Terkait Tenaga Kerja

Lentera24.com | ACEH TIMUR - Gelombang protes terhadap kebijakan PT. Medco E&P Malaka serta subcontnya terus disuarakan oleh warga Julo...

Lentera24.com | ACEH TIMUR - Gelombang protes terhadap kebijakan PT. Medco E&P Malaka serta subcontnya terus disuarakan oleh warga Julok terkait pelaksanaan program shutdown di perusahaan gas tersebut.


Protes juga disampaikan oleh Ketua Pemuda Gampong Ladang Baro Din Sumatra yang disampaikan melalui rilisnya kepada awak media ini. Rabu 30 Juli 2025.


"Kami para ketua pemuda Julok di sekitaran ROW PT. Medco protes terhadap kebijakan PT. Medco dan Subcontnya yang mengabaikan kami para pemuda di 8 Desa/Gampong di Kecamatan Julok lingkaran ROW, dalam pelaksanaan Shutdown atau Perawatan kilang gas, kami seperti tidak dianggap dalam perekrutan tenaga kerja non skill atau Helper," ungkapnya.


Pihaknya juga sudah menghubungi pihak Medco melalui humasnya untuk menyampaikan protes.


"Kami sudah menghubungi beberapa Humas Medco, tapi seperti tidak direspon keluhan kami, bahkan ada yang beralasan bahwa tidak ada perekrutan Helper, padahal setau kami, sudah direkrut dan sudah bekerja," ketusnya.


Din Sumatra juga mengatakan bahwa pihaknya bersama Ketua Pemuda 8 desa disekitaran ROW perusahaan akan melakukan aksi dalam waktu dekat ini.


"Kami akan melakukan aksi jika kami terus diabaikan seperti ini, bukannya kami tidak mendukung investasi di daerah kami, akan tetapi kami juga tidak dipandang sebelah mata," tegasnya.


Din Sumatra juga sudah menghubungi Bupati dan Wakil Bupati Aceh Timur untuk menindak tegas kinerja PT.medco dalam merekrut tenaga kerja baik skill atau non skill serta perekrutan security Nawakara harus transparan jangan diam-diam tenaga kerja sudah bekerja tanpa ada info perekrutan apapun. 


"Kami lahir dilingkar tambang jadi tolong prioritaskan khusus warga lingkar tambang jika tidak jangan salahkan kami apapun yang terjadi karena sudah cukup kami dijajah masa konflik jangan kalian tambah lagi. Kami warga lingkar tambang juga butuh kerja, butuh makan bukan kalian saja yg punya mulut untuk makan." Tutup Din Sumatera.[] L24.Zal