HIDE

GRID

GRID_STYLE

Post Snippets

FALSE

Hover Effects

TRUE
{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Korupsi Beasiswa Di Aceh, Pembodohan Generasi Penerus Bangsa

Zulfahmi,  Mahasiswa Pascasarjana Administrasi Publik Unimal Lentera24.com -  Untuk menciptakan generasi yang berkualitas dan mencerdaskan ...

Zulfahmi, Mahasiswa Pascasarjana Administrasi Publik Unimal

Lentera24.comUntuk menciptakan generasi yang berkualitas dan mencerdaskan anak bangsa, langkah yang paling utama adalah dengan mensejahterakan para guru, bagaimana bisa seorang guru mencerdaskan para muridnya sedang guru di landa ketidak kecukupan, ibarat gelas yang kosong harus di isi dengan air terlebih dahulu sebelum diberikan kepada orang lain. 


Pendidikan merupakan hal dasar yang wajib dimiliki oleh setiap manusia, di negara maju, pendidikan setiap penduduk harus diperhatikan agar setiap penduduk mempunyai Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.


Negara maju adalah wilayah dan perwilayahan yang mengalami perkembangan ekonomi yang baik melalui kebijakan dan perwakilan dalam sistem pemerintahan, khususnya lebih mengedepankan kepentingan publik tanpa adanya intervensi dan korupsi. 


Dalam hal lain kemampuan SDM mencerminkan kualitas usaha yang diberikan oleh seseorang dalam waktu tertentu untuk menghasilkan barang dan jasa. 


Banyaknya Sumber Daya Alam (SDA) tidak menjamin suatu negara atau daerah itu maju apabila sumber daya manusia (SDM )nya rendah. Dalam konteks wilayah Aceh, indeks pendidikan masih sangat rendah, buktinya sampai sekarang Aceh masih masuk dalam provinsi termiskin di sumatera. Seharusnya dengan tingkat kekayaan alam yang berlimpah ruah dari berbagai sektor mulai dari hasil laut yang luar biasa, Perkebunan , pertambangan dan masih sangat banyak lagi, sepertinya sangat tidak masuk di akal pikiran. 


Ini adalah tugas kita bersama terutama sekali dari pemerintah, jangan terlalu fokus kepada infrastruktur. Jika sumber daya manusia (SDM)  kita tidak memumpuni. 


Ciri ciri suatu negara maju adalah bagaimana sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya manusia (SDA) bisa dimanfaatkan secara optimal. Aceh Timur khususnya dan umumnya Provinsi Aceh  dengan sumber daya alam (SDA) yang berlimpah ruah tetapi dinikmati dan dimanfaatkan oleh bangsa luar.   layaknya seperti pertandingan sepak bola,  kita hanya jadi penonton. 


Harapan saya dan saya kira ini harapan kita semua dimana kita bisa menepis, suatu hadist maja  " Buya krueng teudong doeng buya tamong meuraseuki " menjadi " Buya krueng meuraseuki dan berintegriti" Begitu lah kata dari Senior saya  Firman dandy SE.M.Si. Selama ini masih banyak terjadi hal – hal yang sedemikian rupa, sangat di sayangkan sekali dimana kita hanya dimanfaatkan oleh mereka tanpa feedback yang setimpal. 


Entah memang mereka yang melakukan itu atau mungkin di pangkas oleh oknum – oknum yang tidak bertanggung jawab. Saya berani mengatakan seperti itu bukan tanpa alasan dikarenakan masih ada sebagian dari kalangan pemangku jabatan mereka ikut andil membodohi rakyatnya sendiri.


Tidak berhenti disitu ditambah lagi kekecewaan saya terakait kondisi pendidikan di Aceh  yang sangat memprihatinkan ditambah dengan penyelewengan dana beasiswa  yang diduga melibatkan oknum wakil rakyat kita yaitu anggota DPR Aceh, diamana seharusnya mereka memperjuangkan aspirasi rakyat, tapi malah mengibuli rakyatnya sendiri. 


Berkedok Aspirasi rupanya nasi basi yang kalian beri kepada mahasiswa dan mahasiswi. Bagaimana bisa kita mewujudkan kesejahteraan,  sedang para perwakilan dari rakyat itu sendiri Terang - terangan memanipulasi rakyatnya demi kepuasan semata. Dimana seharusnya tugas mereka mengayomi, menampung aspirasi, membentuk peraturan – peraturan untuk kesejahteran rakyat tapi nyatanya banyak dari perwakilan kita malah merusak peraturan yang sudah ditetapkan. Lebih parahnya lagi mengatas namakan kepentingan rakyat atas kepentingan pribadi. 


Seharusnya bisa berperang melawan kebodohan dengan adanya program beasiswa tersebut tetapi malah semakin di bodohi oleh mereka oknum – oknum yang tak bertanggung jawab. sedikit pantun untuk para Wakil rakyat yang terlibat dalam permasalahan ini  "Kalau ada sumur di ladang boleh kita menumpang mandi kalau ada tangan yang panjang boleh lah kita bagi – bagi fee". ***