Investigasi soal skandal manipulasi suku bunga Libor akhirnya fokus pada setidaknya empat bank besar Eropa. Keempat bank itu adalah Credit ...
Investigasi soal skandal manipulasi suku bunga Libor akhirnya fokus pada setidaknya empat bank besar Eropa. Keempat bank itu adalah Credit Agricole, HSBC, Deutsche Bank dan Societe Generale.
Bukti keterkaitan keempat bank tersebut dengan mantan trader euroswap senior Barclays, Philippe Moryoussef masih diamati dengan cermat, kata narasumber yang ikut dalam proses penyelidikan pada Financial Times, dikutip dari CNBC, Kamis (19/7).
Moryoussef bekerja di Barclays semasa 2005 – 2007. Regulator mengatakan, strategi Moryoussef berdasar pada penetapan swap tiga bulan yang dipatok pada Euribor (patokan suku bunga pinjaman 44 bank Eropa yang berpusat di Brussels).
Berdasarkan penyelidikan Financial Times, Moryoussef diduga menghubungi beberapa trader bank lain yang dia kenal. Entah itu karena pernah bekerja di perusahaan yang sama atau melalui jaringan pribadi dan profesional.
Regulator mencurigai komunikasi Moryoussef dengan Michael Zrihen di Credit Agricole, Didier Sander di HSBC dan Christian
Bittar di Deutsche Bank. Semuanya sudah tidak bekerja lagi di bank tersebut. Sementara untuk trader di SocGen, identitasnya masih diketahui jelas.
Menurut temuan Financial Services Authority, setidaknya ada 20 permintaan dari trader bank kompetitor terhadap pengirim Euribor Barclays untuk menurunkan atau menaikkan suku bunga sepanjang 2006 – 2008.
Untuk saat ini sudah jelas ada sekitar 20 institusi sudah masuk dalam pengawasan regulator. Berbagai asumsi beredar bahwa sebagian besar bank yang diinvestigasi ikut memanipulasi Libor selama periode krisis 2007 – 2009 itu ingin terlihat lebih sehat dari kondisi sebenarnya.
Namun, keterlibatan Credit Agricole, HSBC, Deutsche dan SocGen terjadi beberapa tahun sebelum krisis ekonomi. Dalam penyelesaian antara Barclays dengan regulator, jelas ada dua periode utama upaya manipulasi itu terjadi. Pertama untuk trading gain, kedua untuk stabilitas keuangan.
Gubernur Bank of England, Sir Mervyn King sudah mengirim surat kepada para bankir bank sentral besar. Isinya undangan pertemuan di Swiss pada 9 September untuk mendiskusikan reformasi radikal proses Libor. Beberapa pihak yang diundang di antaranya: kepala Bank Sentral Eropa, kepala Federal Reserve dan bank-bank sentral besar lainnya.
Semua bank menolak berkomentar. Demikian juga para trader yang diduga terlibat tidak bisa dihubungi atau menolak berkomentar. (*) | Indie.com
