Wabendum PWI Pusat, Herlina menyerahkan uang duka dari PWI Pusat untuk keluarga Alm. Zulmansyah Sekedang diterima oleh Abbiyu yang merupakan...
Lentera24.com | PEKANBARU – Suasana haru menyelimuti kediaman almarhum Zulmansyah Sekedang di Pekanbaru pada Senin malam (20/4). Di malam ketiga kepergian sosok yang dikenal sebagai Sekretaris Jenderal PWI Pusat tersebut, jajaran pengurus PWI datang membawa pesan kasih sayang dan penghormatan terakhir.
Sebagai bentuk kepedulian nyata, Pengurus PWI Pusat menyerahkan uang duka kepada keluarga almarhum. Santunan ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan simbol penghargaan atas dedikasi tanpa batas yang telah diberikan almarhum bagi dunia pers Indonesia.
Penyerahan Penuh Haru
Mewakili Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, Wakil Bendahara Umum Herlina menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada Abbiyu, putra semata wayang almarhum.
Kehadiran Herlina didampingi oleh:
Ardiansyah Tanjung (Pengurus PWI Pusat)
Raja Isyam Azwar (Ketua PWI Riau)
M. Doni Putra (Sekretaris PWI Riau)
"Kepergian Bang Zulmansyah adalah kehilangan besar bagi kami semua. Beliau bukan hanya rekan kerja, tapi sosok teladan yang penuh tanggung jawab," ungkap Herlina dengan nada bergetar saat menyampaikan pesan dari Ketua Umum.
Sosok yang Tak Tergantikan
Di mata rekan-rekan sejawatnya, Zulmansyah Sekedang bukan sekadar pengurus organisasi. Ia adalah energi bagi PWI. Komitmennya dalam memajukan kualitas jurnalistik di Indonesia meninggalkan jejak yang mendalam bagi seluruh insan pers dari pusat hingga daerah.
Pihak keluarga, melalui Abbiyu, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kehadiran dan perhatian besar dari PWI Pusat. Dukungan moral dan materil ini menjadi penguat bagi keluarga di tengah masa-masa sulit.
Doa untuk Sang Tokoh Pers
Melalui momen ini, keluarga besar PWI mengajak seluruh komunitas pers untuk mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi ketabahan.[]L24.Sai
Selamat jalan, Bang Zulmansyah. Dedikasimu akan selalu kami kenang.
